Pelatihan Konversi Motor Listrik di PPSDM KEBTKE, Upaya Tingkatkan Kompetensi Masyarakat di Bidang Ketenagalistrikan

Pelatihan Konversi Motor Listrik di PPSDM KEBTKE, Upaya Tingkatkan Kompetensi Masyarakat di Bidang Ketenagalistrikan
28 Apr, 2026

Pelatihan Konversi Motor Listrik di PPSDM KEBTKE, Upaya Tingkatkan Kompetensi Masyarakat di Bidang Ketenagalistrikan

28 April 2026 | Seputar BPSDM ESDM

JAKARTA – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) menyelenggarakan Pelatihan Teknis Konversi Motor BBM Menjadi Sepeda Motor Listrikbagi masyarakat pada 27–30 April 2026 di Kampus PPSDM KEBTKE, Jl. Poncol Raya No. 39, Ciracas, Jakarta Timur. Kegiatan ini diikuti oleh 29 peserta yang berasal dari berbagai daerah, terdiri atas 3 peserta dari Provinsi Banten, 21 peserta dari DKI Jakarta, 4 peserta dari Provinsi Jawa Barat, dan 1 peserta dari Provinsi Jawa Tengah.

 oUTfxFA8XGX5kl0F6VRrMjZH3WEWKIuf84TVZ0RX.jpg

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya PPSDM KEBTKE dalam mendukung peningkatan kompetensi masyarakat di bidang kendaraan listrik, sekaligus memperluas pemahaman mengenai teknologi konversi kendaraan berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan. Program ini diselenggarakan secara gratis sebagai bentuk kontribusi pemerintah dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.

 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala PPSDM KEBTKE yang diwakili oleh Koordinator Penyelenggaraan Sarana Prasarana dan Pengembangan SDM, Elin Lindiasari. Dalam sambutannya, Elin menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat yang mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, tingginya jumlah peserta menunjukkan meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap teknologi kendaraan listrik dan peluang pengembangannya di masa depan.

 zEiLtKMKaCn49pw7KqK1phTpr8b9x8tyWhkcaaf3.jpg

Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu program pengembangan kompetensi yang diberikan PPSDM KEBTKE secara gratis kepada masyarakat. Program tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman teknis mengenai kendaraan listrik, khususnya proses konversi sepeda motor berbahan bakar minyak menjadi sepeda motor listrik.

 

Lebih lanjut, Elin berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas diri serta memperoleh keterampilan praktis yang dapat diterapkan secara langsung. Kompetensi yang diperoleh diharapkan tidak hanya bermanfaat secara individu, tetapi juga dapat mendukung percepatan implementasi program pemerintah dalam elektrifikasi moda transportasi guna mewujudkan sistem transportasi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

 

Usai pembukaan, peserta mengikuti pre-test yang bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman awal peserta terkait kendaraan listrik, komponen sistem konversi, aspek keselamatan kerja, serta regulasi teknis yang berkaitan dengan proses konversi sepeda motor listrik. Hasil pengukuran awal tersebut menjadi dasar dalam melihat kesiapan peserta sebelum mengikuti rangkaian pembelajaran.

 K4qYie3JgDxUm8SSxh881xRlRgariCBbyz8UnDE4.jpg

Selama empat hari pelaksanaan, peserta memperoleh materi teori dan praktik yang disampaikan oleh narasumber dari industri dan praktisi kompeten. Materi pelatihan meliputi overview peraturan terkait kendaraan listrik, administrasi konversi, komponen kendaraan listrik, kajian syarat teknis sepeda motor konversi, praktikum perawatan komponen, praktikum instalasi komponen mekanik dan elektrikal, hingga praktikum integrasi sistem kendaraan listrik. Pada akhir pelatihan, peserta juga mengikuti sesi pengujian untuk memastikan pemahaman dan keterampilan yang telah diperoleh selama proses pembelajaran.

 

Pelatihan ditutup dengan pelaksanaan post-test yang bertujuan untuk mengukur peningkatan pengetahuan, pemahaman teknis, serta kompetensi peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Melalui hasil evaluasi tersebut, diharapkan terlihat peningkatan kemampuan peserta dalam memahami prinsip konversi kendaraan listrik serta kesiapan mereka untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di lingkungan masing-masing.

 kmPE4b3GyI6QsE2CCtkrsDwTwIKLqamzPpH3bbzA.jpg

Melalui penyelenggaraan pelatihan ini, PPSDM KEBTKE terus berkomitmen untuk memperluas akses pengembangan kompetensi masyarakat di sektor energi dan ketenagalistrikan, sekaligus mendukung transisi energi menuju penggunaan teknologi transportasi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.


Tags :