
BDTBT-Sawahlunto, Balai
Pendidikan dan Pelatihan Tambang Bawah Tanah (BDTBT) kembali menunjukkan
komitmennya dalam meningkatkan keterampilan Aparatur Sipil Negara (ASN) di
lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM). Melalui metode
pembelajaran jarak jauh, BDTBT menyelenggarakan Distance Learning Evaluasi
Dokumen Investasi Tambang Bawah Tanah pada 9 hingga 11 Juni 2026, yang diikuti
oleh 23 peserta dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.
Pelatihan ini diselenggarakan
sebagai upaya untuk memperkuat kapasitas dan kemampuan teknis ASN KESDM dalam
melakukan evaluasi dokumen investasi pada kegiatan pertambangan bawah tanah.
Keterampilan tersebut menjadi semakin penting seiring dengan perkembangan
industri pertambangan yang menuntut proses perencanaan dan pengambilan
keputusan yang akurat, efektif, serta berbasis analisis yang komprehensif.
Selama pelatihan, peserta
mempelajari berbagai aspek evaluasi investasi tambang bawah tanah, mencakup
identifikasi komponen biaya utama, analisis kelayakan investasi, hingga
faktor-faktor yang memengaruhi perencanaan biaya dalam pengembangan tambang
bawah tanah. Meski diselenggarakan secara daring, proses pembelajaran
berlangsung interaktif dengan tetap membuka ruang diskusi dan pertukaran
pengalaman bersama instruktur yang berpengalaman di bidang pertambangan.
Antusiasme peserta tercermin
dari respons positif yang disampaikan melalui evaluasi pelatihan. "Secara
keseluruhan, pelaksanaan pelatihan sudah sangat baik," ungkap salah
seorang peserta. Peserta mengaku memperoleh pengetahuan baru dan wawasan yang
relevan untuk mendukung peningkatan kompetensi di bidangnya.
Melalui pelatihan
ini, BDTBT berharap ASN KESDM semakin mampu memahami, menganalisis, dan
mengevaluasi dokumen investasi tambang bawah tanah secara profesional,
akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
Tags :