
Jakarta, 25 Februari 2026–Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) kembali menyelenggarakan Pelatihan Teknis dan Sertifikasi Pembangunan dan Pemasangan Instalasi Pemanfaatan Listrik Tegangan Rendah bagi Pelaksana Madya. Kegiatan yang bersifat gratis ini diikuti oleh 33 orang peserta yang berasal dan berdomisili di wilayah DKI Jakarta. Berlokasi di PPSDM KEBTKE Ciracas, rangkaian pelatihan IPTL ini dimulai sejak tanggal 23 hingga 25 Februari 2026, dan kemudian dilanjutkan dengan tahapan sertifikasi pada tanggal 26 hingga 28 Februari 2026.
Kegiatan Pelatihan dibuka oleh Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, yang diwakili oleh Koordinator Penyelenggaraan dan Sarana Prasarana Pengembangan SDM PPSDM KEBTKE, Elin Lindiasari. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi materi dimana para peserta dibekali dengan landasan mengenai regulasi ketenagalistrikan serta teori dasar listrik oleh Luqvi Rizki Syahputra, Widyaiswara PPSDM KEBTKE. Pemahaman mengenai regulasi dan prinsip dasar ketenagalistrikan ini merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh setiap pelaksana madya agar memiliki standar kerja yang aman dan legal.
Memasuki hari kedua, fokus pembelajaran meluas ke aspek proteksi dan penggerak listrik. Raden Waluyo Jati Soemowidagdo, Widyaiswara PPSDM KEBTKE memaparkan materi mengenai instalasi sistem penangkal petir serta motor listrik beserta sistem kendalinya. Tak hanya berhenti pada teori, transisi dari pemahaman kelas ke implementasi lapangan mulai dilakukan melalui praktik instalasi pemanfaatan tegangan rendah. Sesi praktik yang berlangsung hingga hari ketiga ini dipandu langsung oleh Raden Waluyo Jati Soemowidagdo dan Luqvi Rizki Syahputra untuk memastikan setiap peserta mampu menerapkan standar pemasangan listrik tegangan rendah sesuai dengan kaidah keteknikan.
