CEPU, BLORA – Industri minyak dan gas bumi (migas) dikenal sebagai sektor
berisiko tinggi yang menawarkan apresiasi luar biasa bagi pekerjanya. Di balik
dinamika industri ini, terdapat satu institusi yang menjadi "dapur"
pencetak tenaga ahli andal: PPSDM Migas (Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia
Minyak dan Gas Bumi).
Tak heran, pelatihan di PPSDM Migas menjadi
perbincangan hangat di kalangan pencari kerja dan profesional. Hal ini bukan
tanpa alasan; pelatihan dan sertifikasi yang diterbitkan lembaga di bawah
naungan Kementerian ESDM ini telah terlisensi dan terakreditasi, baik di
tingkat nasional maupun internasional.
Kepala
PPSDM Migas, Waskito Tunggul Nusanto, menjelaskan bahwa daya tarik utama
lembaga ini terletak pada fasilitasnya yang mumpuni.
“Kami
menawarkan kombinasi fasilitas yang memungkinkan peserta terjun langsung ke
lapangan dengan menggunakan peralatan standar industri. Jadi, pembelajaran
tidak hanya sebatas teori. Selain itu, peserta mendapatkan bimbingan langsung
dari instruktur senior yang berpengalaman luas, mulai dari bidang pengeboran
hingga distribusi energi,” terangnya.
Kepala
PPSDM Migas menambahkan, selain aspek teknis, pelatihan di PPSDM Migas juga
berfungsi sebagai wadah jejaring (networking) yang luas.
"Ini mempertemukan talenta muda dengan para praktisi industri, sehingga
membuka peluang karier yang lebih lebar di sektor migas global," imbuhnya.
Senada
dengan hal tersebut, salah satu peserta pelatihan Integrated Management
for Upstream Oil and Gas Industry mengakui keunggulan program ini. Ia
menilai pengalaman yang didapat jauh lebih mendalam dibandingkan program serupa
lainnya.
"Terima kasih untuk penyelenggara yang sudah memberikan pelayanan
terbaiknya. Kami memperoleh wawasan yang cukup lengkap terkait program bisnis
hulu migas dengan pengajar yang kompeten. Selain itu selama pembelajaran, menu
makanan variatif, rasanya enak, ruang kelas nyaman, fasilitas cukup lengkap
apalagi sudah tersedia klinik dan gym," ujarnya.
Menghadapi
tantangan transisi energi dan tuntutan efisiensi tinggi, PPSDM Migas terus
memperbarui kurikulum agar tetap relevan dengan tren global. Hal ini
membuktikan bahwa investasi pada peningkatan keterampilan (skill)
merupakan langkah paling cerdas di tahun 2026.
Berikut adalah judul pelatihan
yang diadakan oleh PPSDM Migas pada tahun 2026 antara lain Production Chemical in Upstream Oil & Gas Industry, K3 di Kegiatan Pengeboran Migas, Manajemen Risiko pada
Pengelolaan Sumur Tua, Black Gold Unplugged: A to Z of Oil and Gas
Industry, Dasar-Dasar Operasi Kilang Petrokimia, Petrochemical
Product Transfer Calculation, Dehydrogenation dan Polymerization
dalam Produksi Olefin dan Aromatik, Petrochemical Product Quality
Control, Introduction to Industrial Inspection and Quality Control, Basic
Welding Inspection and Defect Identification, Introduction to Non-Destructive
Testing (NDT), Introduction to Destructive Testing (DT), Basic Safety and
Lifting Operations Awareness, Basic Corrosion and Material Degradation
Awareness, Material Selection, Pipe Fitter, Fillet Welder (Juru Las 1 -
SMAW), Plate Welder (Juru Las 2 - SMAW), Pipe Welder
(Juru Las 3- SMAW), Survey GNSS di Industri Minyak dan Gas Bumi, Pemetaan
Menggunakan Teknologi Drone di Industri Migas, Teknologi Drone LiDAR Kegiatan
Survey Pemetaan di Industri Migas, Basic Well Logging Interpretation,
Basic Seismic Interpretation, Process Safety Management in Production
Operation, Gas Condensate Handling Fundamental, Gas Condensate
Stabilisasi, ISO 17025 Awareness, LPG Quality & Quantity Assurance,
Natural Gas Quality Control, Gas Pipeline Operation, LNG Transfer and
Calculation, Manajemen Operasi Bahan Bakar Minyak, Quality
Assurance Laboratorium, Operasional Pengendalian Mutu BBM, Pemantauan
Emisi dan Gas Buang di Industri Migas, Transportasi, Penyimpanan, dan Loading
Kondensat Gas, Validasi Metode GC sesuai Sistem Mutu (QA/QC) ISO 17025, Angka
Ketidakpastian Uji Fisik BBM, LNG Handling & Regasification Plant.
Isu di sektor sumur tua dan efisiensi energi, PPSDM Migas juga menyajikan judul-judul antara lain Mature Field Optimization, Production Sharing Contract dan Sistem Bagi Hasil Migas, Pengusahaan Pertambangan Minyak Bumi pada Sumur Tua, Penghitungan Emisi Gas Rumah Kaca Sektor Energi pada Tingkat Daerah (Kabupaten/ Provinsi), atau Industri/ Pelaku Usaha pada Sektor Energi, Industri, dan Limbah, Penghitungan Capaian Reduksi Emisi Gas Rumah Kaca Sektor Energi pada Tingkat Daerah (Kabupaten/ Provinsi), atau Industri/ Pelaku Usaha pada Sektor Energi, Industri, dan Limbah, Perdagangan Karbon (Carbon Trading), dan ISO 14064-1, 2, 3 terkait Gas Rumah Kaca.