Seminar Nasional Teknologi Energi dan Mineral Ke-5 PEM Akamigas

Seminar Nasional Teknologi Energi dan Mineral Ke-5 PEM Akamigas
24 Nov, 2025

Seminar Nasional Teknologi Energi dan Mineral Ke-5 PEM Akamigas

24 November 2025 | Seputar BPSDM ESDM



Seminar Nasional Teknologi Energi dan Mineral (SNTEM) merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh PEM Akamigas. Tahun ini penyelenggaran SNTEM telah masuk ke tahun ke-5 (20/11/2025). Diselenggarakan di Grha Oktana PEM Akamigas, SNTEM kali ini mengangkat tema “Pengolahan Migas dan Petrokimia Masa Depan: Inovasi Teknologi Rendah Karbon dan Bahan Bakar Berkelanjutan.”

Penyenggaraan SNTEM ini ditujukan sebagai forum ilmiah untuk mediseminasikan hasil penelitian bagi dosen, mahasiswa, dan mitra bestari PEM Akamigas, baik itu kalangan industri, lembaga pendidikan maupun lembaga penelitian di tanah air. Disampaikan oleh Gerry Sasanti Nirmala selaku ketua panitia pelaksana SNTEM Ke-5 ini dalam laporannya bahwa, “SNTEM Ke-5 ini telah menerima 271 makalah, dan setelah melalui proses penelaahan oleh reviewer, diterbitkan 215 LOA yang akan dipresentasikan pada hari ini, pada video yang telah kami unggah di channel youtube PEM Akamigas.”

“5 subtema disediakan pada SNTEM ini yakni yang pertama Produksi Minyak dan Gas Bumi, Mineral dan Batubara, Produksi dan Geosains. Kedua adalah Pengolahan dan Kilang, Pterokimia Industri, Keselamatan Kerja dan Lindungan Lingkungan, Geokimia. Ketiga adalah Energi Baru dan Terbarukan, Mekanik, Listrik, Teknik Industri, Elektronika, Instrumentasi, Konservasi Energi, Material Maju. Keempat adalah Teknologi Informasi, Komputasi dan Pemodelan, Kecerdasan Buatan (AI) pada Industri Minyak, Gas dan Pertambangan. Dan kelima adalah Supply Chain, Teknologi Logistik dan Sistem Industri Minyak, Gas, Pertambangan dan Batubara. Pemakalah berasal dari berbagai kalangan diantaranya Politeknik Energi dan Mineral Akamigas, Politeknik Negeri Ambon, Universitas Islam Bandung, Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi Lemigas, PT Pertamina EP Cepu Field, PT Pertamina EP Bunyu Field, PT Geo Dipa Energy, PT Medco EP Gresik, Technology Inovation and Implementation, dan PT Adaro Indonesia,” imbuh Gerry.




SNTEM Ke-5 ini secara resmi dibuka oleh Direktur PEM Akamigas Erdila Indriani, yang dalam sambutan pembukaannya mengharapkan, “Saya merefleksikan SNTEM ini sebagai suasana akademik, di mana memastikan bahwa dosen PEM Akamigas menjadikan SNTEM ini salah satu upaya mimpi menjadi dosen yang produktif. Sehingga bisa memunculkan academic trust dengan dosen yang produktif dan berkinerja atau memiliki publikasi dan paten yang bisa dipedomani oleh industri oil and gas maupun yang lainnya.”

“Sebagai institusi di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, PEM Akamigas selalu berkomitmen dan aktif dalam mencetak generasi muda, bukan hanya dengan kegiatan di kelas, tetapi dengan suasana akademik seperti SNTEM ini perlu untuk terus kita galakkan,” imbuhnya.

Di kesempatan kali ini, SNTEM menghadirkan 2 narasumber ahli, yang pertama adalah Dosen Program Studi Teknik Bioproses Universitas Indonesia Dr. rer.nat. Andre Fahriz Perdana Harahap, ST, MT, IPP. yang memaparkan tentang “Teknologi Bioproses dan Mikroorganisme: Pilar Penyokong Transisi Energi Berkelanjutan.” Narasumber kedua adalah Senior Specialist Bioenergy and Biofuel Development PT. Kilang Pertamina Internasional Ir. Sahkundiyar, ST, MBA, IPM, Asean Eng. yang memaparkan tentang “Low-Carbon Technology Innovation and Sustainable Fuels.” 

Hadir mengikuti SNTEM Ke-5 secara luring di Grha Oktana sebanyak lebih dari 1.000 mahasiswa dan fungsional dosen. Selain itu SNTEM juga menyediakan fasilitas daring melalui kanal youtube PEM Akamigas dan zoom bagi yang tidak bisa hadir secara langsung. (drm, https://akamigas.ac.id/)