Sinergi BDTBT dan JOGMEC Buka Wawasan Tentang Penerapan Teknologi Carbon Recycle di Tambang Bawah Tanah

Sinergi BDTBT dan JOGMEC Buka Wawasan Tentang  Penerapan Teknologi Carbon Recycle di Tambang Bawah Tanah
12 Jun, 2026

Sinergi BDTBT dan JOGMEC Buka Wawasan Tentang Penerapan Teknologi Carbon Recycle di Tambang Bawah Tanah

12 June 2026 | Seputar BPSDM ESDM


BDTBT-Sawahlunto, Di tengah meningkatnya tekanan global terhadap industri energi dan pertambangan untuk berbenah menuju praktik yang lebih ramah lingkungan, Balai Pendidikan dan Pelatihan Tambang Bawah Tanah (BDTBT) dan Japan Oil, Gas and Metals National Corporation (JOGMEC) menunjukkan komitmen bersama dalam pengembangan sumber daya manusia sektor pertambangan Indonesia. Pada Kamis, 11 Juni 2026, kedua lembaga menyelenggarakan kegiatan pengenalan teknologi Carbon Recycle yang berlangsung di BDTBT, Sawahlunto, Sumatra Barat.

Carbon Recycle merupakan teknologi inovatif yang memanfaatkan kembali karbon dioksida hasil aktivitas industri untuk dikonversi menjadi produk bernilai ekonomi. Salah satu penerapannya adalah dengan memanfaatkan karbon dioksida dari emisi pembangkit listrik sebagai campuran fly ash untuk material pengisi di tambang bawah tanah, sehingga menghasilkan material bernilai guna sekaligus menekan emisi karbon yang terlepas ke atmosfer. Teknologi ini menjadikannya salah satu solusi strategis di sektor energi dan pertambangan, serta relevan di tengah komitmen Indonesia dalam mendukung tercapainya Net Zero Emission secara nasional.

Dalam kegiatan ini, JOGMEC yang diwakili oleh Izumiyama Jun dan Kikuchi Mitsuharu memaparkan perkembangan teknologi Carbon Recycle yang telah dilakukan di tambang bawah tanah Kushiro Coal Mine Jepang, sekaligus berbagi pengalaman dalam pengembangan, penerapan dan tantangannya. Sesi diskusi berlangsung interaktif, dengan berbagai pertanyaan dari peserta seputar peluang implementasi Carbon Recycle di konteks energi dan pertambangan Indonesia dan tantangan teknis yang mungkin dihadapi.

Kepala BDTBT, Darius Agung Prata, menyambut hangat terselenggaranya kegiatan ini. "Teknologi Carbon Recycle adalah bagian dari masa depan industri energi dan pertambangan yang berkelanjutan. Melalui kegiatan pengenalan ini, kami ingin membuka wawasan para pelaku pertambangan sekaligus mendorong langkah nyata yang harus kita mulai dari sekarang. BDTBT siap hadir dan memastikan SDM kita siap mengikuti perkembangan teknologi," ujarnya.

Melalui sinergi ini, BDTBT dan JOGMEC berharap dapat terus memperluas kolaborasi ke tahap yang lebih konkret. Kegiatan ini merupakan langkah awal yang akan ditindaklanjuti dengan kegiatan berikutnya, sejalan dengan komitmen Indonesia dalam mendukung pengurangan emisi karbon di sektor energi dan pertambangan secara nasional.

Tags :