PPSDM KEBTKE Hadirkan Pakar Internasional Bahas Integrasi Energi Surya, Angin, dan Storage
Dalam upaya memperkuat pemahaman dan kapasitas sumber daya manusia di sektor energi, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) bekerjasama dengan RESD menyelenggarakan webinar bertema “From Rooftop to Utility Scale: Integrasi Solar, Wind, dan Battery Storage dalam Transisi Energi” pada Rabu, 11 Maret 2026 secara daring melalui Zoom.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Pengembangan SDM ESDM yang diwakili oleh Plt. Kepala PPSDM KEBTKE, Yose Rizal. Dalam sambutan Kepala BPSDM ESDM disampaikan bahwa transisi energi global saat ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas energi terbarukan, tetapi juga pada bagaimana berbagai sumber energi tersebut dapat terintegrasi dalam sistem kelistrikan yang andal, fleksibel, dan efisien. Energi surya dan angin menjadi tulang punggung transisi energi di banyak negara, sementara teknologi battery storage berperan penting dalam menjaga stabilitas sistem kelistrikan.

Webinar ini menghadirkan dua narasumber internasional, yaitu Dr. Chris Briggs dari Institute for Sustainable Futures – University of Technology Sydney serta Samantha Christie dari Australian Energy Market Operator (AEMO). Kedua narasumber membagikan pengalaman internasional mengenai pengembangan energi terbarukan dan perencanaan sistem energi modern.

Dalam paparannya, Samantha Christie menjelaskan mengenai Integrated System Plan (ISP) yang menjadi kerangka perencanaan sistem energi di Australia. Perencanaan ini mempertimbangkan berbagai faktor seperti proyeksi permintaan energi, kebijakan energi, pengembangan jaringan transmisi, hingga integrasi pembangkit energi terbarukan dan sistem penyimpanan energi. Melalui pendekatan tersebut, pengembangan energi terbarukan dapat dilakukan secara terintegrasi untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan.
Sementara itu, Dr. Chris Briggs memaparkan pentingnya pembangunan kapasitas tenaga kerja dalam mendukung percepatan transisi energi. Pengembangan pembangkit energi terbarukan, sistem penyimpanan energi, serta jaringan transmisi memerlukan tenaga kerja dengan berbagai keahlian, mulai dari teknisi, insinyur, hingga tenaga operasional dan manajemen. Seiring meningkatnya pembangunan energi bersih, kebutuhan tenaga kerja di sektor energi terbarukan juga diproyeksikan akan terus meningkat.
Melalui penyelenggaraan webinar ini, PPSDM KEBTKE berharap para peserta dapat memperoleh wawasan mengenai praktik terbaik internasional dalam integrasi energi terbarukan, sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia sektor energi Indonesia dalam mendukung percepatan transisi menuju sistem energi yang lebih bersih, tangguh, dan berkelanjutan.