Bandung – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Teknisi Pengolahan Pertambangan Angkatan 1 sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi tenaga teknis di sektor pertambangan. Kegiatan ini dibuka pada Senin (2/3) di Bandung.
Pelatihan dilaksanakan selama enam hari, dari 2 hingga 7 Maret 2026, dengan jumlah peserta sebanyak 5 orang yang berasal dari berbagai perusahaan pertambangan di Indonesia.
Dalam sambutannya, Kepala PPSDM Geominerba yang diwakili oleh Kepala Bagian Umum menyampaikan bahwa kegiatan pengolahan pertambangan memiliki peran strategis dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral melalui proses pengolahan yang tepat, efisien, dan ramah lingkungan. Oleh karena itu, teknisi pengolahan dituntut memiliki kompetensi teknis dalam mengoperasikan dan mengevaluasi proses pengolahan secara optimal.
Materi pelatihan yang diberikan meliputi peremukan mineral, penggerusan mineral, pemisahan ukuran mineral, peningkatan kadar mineral, pengurangan kadar air, aglomerasi, serta pemisahan padatan dan cairan (solid liquid separation). Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai penanganan debu dan gas buang, prinsip keselamatan dan kesehatan kerja (K3), leadership, serta teknik komunikasi.
Pada akhir kegiatan, seluruh peserta akan mengikuti uji kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) ESDM sebagai bagian dari proses sertifikasi.
Melalui pelatihan ini, PPSDM Geominerba berharap para peserta dapat meningkatkan kompetensi teknis dan profesionalisme dalam melaksanakan proses pengolahan pertambangan secara aman, efisien, serta sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku di sektor pertambangan. (EP)
Tags :