BANDUNG – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral, dan Batubara (PPSDM Geominerba) kembali menyelenggarakan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kali ini, PPSDM Geominerba menggelar Pelatihan Analisis Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) Sektor Minerba Angkatan I yang dilaksanakan secara daring mulai Rabu, 21 Januari 2026, hingga Jumat, 23 Januari 2026.
Kepala PPSDM Geominerba, Dwi Anggoro Ismukurnianto, hadir secara virtual untuk membuka pelatihan ini secara resmi. Dalam sambutannya, Dwi Anggoro menekankan pentingnya pengembangan kompetensi ASN demi mendukung peningkatan Indeks Profesionalitas ASN (IP-ASN), sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 8 Tahun 2019.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa NSPK merupakan instrumen vital yang berfungsi sebagai pedoman bagi ASN dalam merumuskan kebijakan, melakukan pembinaan, serta pengawasan di bidang pertambangan.
"Namun demikian, dinamika regulasi, kompleksitas permasalahan pertambangan, serta perbedaan pemahaman terhadap substansi NSPK di kalangan ASN masih menjadi tantangan dalam implementasinya di lapangan," ujar Dwi Anggoro.
Ia menambahkan bahwa kurangnya kemampuan analisis terhadap NSPK berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian dalam pengambilan keputusan maupun pengawasan kegiatan usaha. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan analitis ASN agar dapat menerapkan NSPK secara tepat, konsisten, dan akuntabel.
Berdasarkan laporan penyelenggara, pelatihan ini diikuti oleh 14 orang peserta yang seluruhnya merupakan ASN di lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Melalui pelatihan ini, PPSDM Geominerba berharap dapat mencetak ASN yang tidak hanya memahami landasan hukum, tetapi juga mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di sektor pertambangan mineral dan batubara. (EP)