
BDTBT-Sawahlunto, Dalam
rangka mendukung peningkatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Balai
Pendidikan dan Pelatihan Tambang Bawah Tanah (BDTBT) berkolaborasi dengan PT.
AIC dan Japan Organization for Metals and Energy Security (JOGMEC) dalam
pelaksanaan workshop teknologi tambang bawah tanah pada Rabu-Kamis, 21-22
Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan
pengetahuan dan kesadaran K3, khususnya di sektor pertambangan, sekaligus
memperingati bulan K3 Nasional.
BDTBT berperan sebagai fasilitator pelatihan dengan menyediakan dukungan teknis, sarana pembelajaran, serta narasumber yang memberikan materi tentang keselamatan dalam bidang pertambangan. Workshop ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai prinsip-prinsip K3, pencegahan kecelakaan, serta pengenalan langsung teknologi tambang bawah tanah. Melalui kolaborasi ini, PT. AIC dan JOGMEC turut berkontribusi dalam penguatan materi dan berbagi praktik terbaik (best practices) terkait penerapan K3, termasuk pengalaman internasional dalam pengelolaan keselamatan kerja. Workshop ini diikuti oleh 20 orang peserta dari yang berasal dari perwakilan perusahaan, mahasiswa, dan siswa yang ada di sekitar Kota Sawahlunto.

Pelaksanaan pelatihan
kolaboratif ini sejalan dengan tema Bulan K3 Nasional, yaitu membangun
ekosistem K3 yang profesional, andal, dan kolaboratif. Dengan adanya kegiatan
ini, diharapkan budaya K3 tidak hanya menjadi kewajiban formal, tetapi juga
tertanam sebagai nilai utama dalam setiap aktivitas kerja. BDTBT berkomitmen
untuk terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai
program pelatihan dan kerja sama strategis, guna mewujudkan lingkungan kerja
yang aman, sehat, dan produktif di sektor pertambangan dan industri terkait.