PPSDM Migas Buka Pelatihan Bantuan Masyarakat untuk Sektor Migas

PPSDM Migas Buka Pelatihan Bantuan Masyarakat untuk Sektor Migas
24 Jun, 2026

PPSDM Migas Buka Pelatihan Bantuan Masyarakat untuk Sektor Migas

24 June 2026 | Seputar BPSDM ESDM

CEPU – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor energi. Langkah nyata ini diwujudkan melalui pembukaan program pelatihan bantuan masyarakat dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) yang dilaksanakan oleh PPSDM Migas yang dirancang khusus untuk membekali masyarakat dengan keahlian teknis siap kerja.

Pada kesempatan kali ini, pelatihan difokuskan pada dua bidang keahlian yang memiliki potensi serapan kerja tinggi di industri. Kedua bidang tersebut adalah Petugas Pengukur Isi Tangki Minyak Bumi dan Hasil Olahan, serta Perawatan Mekanik Tingkat Teknisi Perawatan Mekanik 3. Sebanyak 50 peserta dari berbagai wilayah berhasil terpilih untuk mengikuti rangkaian program ini.

Saat memberikan pengarahan pada hari pertama pelatihan, Subkoordinator Pelatihan PPSDM Migas, Syafril Ramadhon, menekankan pentingnya disiplin tinggi dan fokus penuh selama masa pendidikan. Ia berharap kesempatan emas ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh peserta untuk meningkatkan daya saing mereka.

"PPSDM Migas melaksanakan program pelatihan bantuan masyarakat untuk dua judul, yaitu Petugas Pengukur Isi Tangki Minyak Bumi dan Hasil Olahan serta Perawatan Mekanik Tingkat Teknisi Perawatan Mekanik 3. Program dengan total 50 orang peserta ini berlangsung dari tanggal 22 sampai 26 Juni 2026. Kami meminta para peserta untuk mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh dan menaati peraturan yang ada, sehingga seusai pelatihan dan sertifikasi kompetensi nanti, ilmu yang didapat bisa dijadikan bekal berharga ke depannya," ujar Syafril Ramadhon dalam arahannya.

Selama lima hari ke depan, para peserta tidak hanya diberikan materi teori di dalam kelas, melainkan juga diterjunkan langsung dalam simulasi lapangan serta praktik menggunakan fasilitas penunjang milik PPSDM Migas. Kombinasi kurikulum ini dirancang agar peserta mampu memenuhi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang berlaku di migas.

Setelah menyelesaikan fase pelatihan, seluruh peserta dijadwalkan untuk mengikuti ujian sertifikasi kompetensi. Apabila dinyatakan kompeten, peserta akan mendapatkan sertifikat kompetensi dari LSP PPSDM Migas. Sertifikat tersebut nantinya akan menjadi bukti valid atas keahlian yang mereka kuasai, untuk memasuki dunia kerja di sektor minyak dan gas bumi.

Tags :