JAKARTA – Dalam upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sektor ketenagalistrikan sekaligus mendukung penyediaan tenaga teknik yang kompeten dan tersertifikasi, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) menyelenggarakan Pelatihan Teknis dan Sertifikasi Pembangunan dan Pemasangan Instalasi Pemanfaatan Listrik Tegangan Rendah Bagi Pelaksana Madya (Angkatan 6) pada tanggal 22–27 Juni 2026 secara offline bertempat di Kampus PPSDM KEBTKE, Jakarta Timur.

Program ini merupakan bagian dari komitmen PPSDM KEBTKE dalam meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja ketenagalistrikan nasional melalui pelatihan berbasis kompetensi yang diselenggarakan secara gratis bagi masyarakat. Sebanyak 19 peserta mengikuti kegiatan ini yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, yakni Provinsi Bengkulu, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Barat.

Kegiatan diawali dengan pengarahan dari panitia penyelenggara, dilanjutkan para peserta melakukan pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman awal peserta terhadap aspek teknis pembangunan dan pemasangan instalasi pemanfaatan listrik tegangan rendah. Hasil pre-test ini menjadi salah satu instrumen untuk mengetahui kemampuan awal peserta sekaligus sebagai bahan evaluasi efektivitas proses pembelajaran selama pelatihan berlangsung.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan materi yang disampaikan oleh instruktur berpengalaman dari PPSDM KEBTKE. Materi pembelajaran dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, baik dari aspek regulasi, teori dasar, hingga praktik lapangan.
Materi yang diberikan meliputi Regulasi Ketenagalistrikan, yang membahas berbagai ketentuan perundang-undangan, standar keselamatan ketenagalistrikan, serta kewajiban tenaga teknik dalam melaksanakan pekerjaan sesuai regulasi yang berlaku. Peserta juga mendapatkan materi Teori Dasar Listrik yang membahas prinsip-prinsip dasar kelistrikan sebagai fondasi dalam pelaksanaan pekerjaan instalasi listrik.
Selanjutnya, peserta mempelajari Instalasi Penerangan, yang mencakup perencanaan, pemasangan, pengoperasian, dan pemeliharaan sistem penerangan pada instalasi listrik tegangan rendah sesuai standar teknis dan keselamatan kerja. Materi Instalasi Sistem Penangkal/Penangkap Petir turut diberikan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai sistem proteksi bangunan terhadap bahaya sambaran petir, mulai dari prinsip kerja, komponen, hingga teknik pemasangannya.
Peserta juga memperoleh materi Motor Listrik dan Sistem Kendali, yang membahas pengenalan berbagai jenis motor listrik, prinsip kerja, sistem pengendalian, serta aplikasinya pada instalasi pemanfaatan tenaga listrik.
Selain pembelajaran teori, porsi terbesar pelatihan diberikan melalui Praktik Instalasi Pemanfaatan Listrik Tegangan Rendah, di mana peserta secara langsung melakukan pemasangan instalasi sesuai standar teknis yang berlaku. Kegiatan praktik ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama sesi teori, sekaligus membiasakan peserta bekerja sesuai prosedur keselamatan ketenagalistrikan.

Setelah seluruh rangkaian pelatihan selesai dilaksanakan, peserta mengikuti uji kompetensi yang mengacu pada standar kompetensi dan ketentuan sertifikasi yang berlaku. Tahapan uji kompetensi diawali dengan penjelasan teknis pelaksanaan asesmen oleh tim asesor, kemudian dilanjutkan dengan uji praktik, uji tulis, dan uji wawancara untuk mengukur penguasaan pengetahuan, keterampilan, serta sikap kerja peserta sesuai unit kompetensi yang dipersyaratkan.
Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, diharapkan para peserta mampu meningkatkan kompetensi profesionalnya sehingga dapat melaksanakan pekerjaan pembangunan dan pemasangan instalasi pemanfaatan listrik tegangan rendah secara aman, andal, dan sesuai standar ketenagalistrikan nasional. Selain itu, sertifikasi kompetensi yang diperoleh diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi peserta dalam memasuki maupun meningkatkan karier di sektor ketenagalistrikan.
PPSDM KEBTKE akan terus berkomitmen menghadirkan program pengembangan kompetensi yang berkualitas guna mendukung tersedianya tenaga teknik ketenagalistrikan yang profesional, kompeten, dan siap menghadapi tantangan pembangunan energi nasional.(Asih)