Sulap Pati Singkong Jadi Bioplastik, Mahasiswa PEM Akamigas Sabet Silver Medal di WICE 2026

Sulap Pati Singkong Jadi Bioplastik, Mahasiswa PEM Akamigas Sabet Silver Medal di WICE 2026
21 Okt, 2026

Sulap Pati Singkong Jadi Bioplastik, Mahasiswa PEM Akamigas Sabet Silver Medal di WICE 2026

21 October 2026 | Seputar BPSDM ESDM

World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2026 merupakan ajang kompetisi inovasi dan reka cipta tingkat internasional tahunan ke-8 yang diselenggarakan atas kerja sama Indonesian Young Scientist Association (IYSA) dengan Segi University, Malaysia. Ajang ini mempertemukan peneliti muda dan inovator dari berbagai negara untuk mempresentasikan karya ilmiah, riset, serta solusi keberlanjutan di berbagai bidang ilmu pengetahuan.

Pada ajang yang digelar pada 10 hingga 23 September 2026 di Malaysia tersebut, tim mahasiswa dari program studi Logistik Minyak dan Gas Tingkat 3 Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas berhasil mengukir prestasi memukau di tingkat dunia. Tim yang berlaga pada cabang Paper Competition bidang Environment ini sukses menyabet penghargaan Silver Medal.

Inovasi yang diusung oleh tim PEM Akamigas berfokus pada solusi permasalahan sampah plastik global melalui karya ilmiah berjudul "CASSAPLAST: Development of Biodegradable Plastic from Cassava Starch as an Eco-Friendly Alternative to Petroleum-Based Plastics". Riset ini menyoroti pengembangan bioplastik berbahan dasar pati singkong yang ramah lingkungan sebagai alternatif berkelanjutan untuk menggantikan plastik berbasis minyak bumi.

Keberhasilan luar biasa di kancah internasional ini diraih berkat kerja keras dan kolaborasi solid tim mahasiswa yang beranggotakan Masagus Rafly, Anandita Shereen Aquila, Mudita Ajeng Ramadhani, Naufal Zaky Mufid Wardana, Rino Aji Pamungkas, dan Valencia Putri Lauvera. "Kompetisi di WICE 2026 memberikan pengalaman yang luar biasa bagi kami. Bersaing dengan peserta dari berbagai negara menantang kami untuk menyajikan argumentasi ilmiah yang kuat mengenai urgensi bioplastik berbahan pati singkong ini. Penghargaan Silver Medal ini menjadi pelecut semangat bagi kami untuk terus mengkaji dan mengembangkan inovasi ramah lingkungan yang aplikatif bagi industri," ujar Masagus mewakili timnya.

Di bawah bimbingan Dosen Ibnu Lukman Pratama, tim ini berhasil menyusun kerangka penelitian, metodologi, dan argumentasi ilmiah yang solid hingga mampu bersaing ketat dengan para peserta dari berbagai negara di arena WICE 2026. Capaian Silver Medal ini tidak hanya membuktikan kualitas riset mahasiswa PEM Akamigas di ranah internasional, tetapi juga menegaskan komitmen sivitas akademika dalam mendukung pengembangan teknologi hijau dan ramah lingkungan untuk masa depan keberlanjutan energi serta lingkungan global. (drm, https://akamigas.ac.id/)

Tags :