Penguatan Kompetensi Teknis BPA dan BKJT Pertamina Patra Niaga di PPSDM Migas

Penguatan Kompetensi Teknis BPA dan BKJT Pertamina Patra Niaga di PPSDM Migas
20 Okt, 2026

Penguatan Kompetensi Teknis BPA dan BKJT Pertamina Patra Niaga di PPSDM Migas

20 October 2026 | Seputar BPSDM ESDM

Sektor hilir minyak dan gas bumi menuntut tingkat ketelitian dan keselamatan kerja yang tinggi di setiap rantai operasinya. Dalam mengawal keandalan distribusi energi nasional, penguasaan pemahaman yang dimulai dari fondasi teknis hingga operasional lapangan menjadi kebutuhan mutlak bagi para sumber daya manusia di dalamnya.

Guna memastikan kesiapan tersebut, program Bimbingan Profesi Ahli (BPA) dan Bimbingan Keahlian Juru Teknik (BKJT) PT Pertamina Patra Niaga (PPN) diselenggarakan pada 5 hingga 30 Oktober 2026 di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas). Pelatihan selama hampir tiga puluh hari ini dirancang untuk memberikan pemahaman secara menyeluruh, mencakup beragam disiplin penting yang menjadi tulang punggung rantai pasok migas.

Pengajar pelatihan, Alucky Novandy, menyampaikan bahwa program BPA dan BKJT antara PPN dan PPSDM Migas merupakan kegiatan berkelanjutan untuk mengenalkan industri migas secara mendalam dan terstruktur kepada para calon tenaga ahli.

“Melalui sinergi ini, peserta diharapkan mampu membawa wawasan teknis dan standar operasional keselamatan kerja yang andal dalam menjalankan tugas distribusi energi di tanah air,” Jelasnya.

Ia menambahkan selama hampir satu bulan, para peserta dibekali materi teoretis dan aplikatif mengenai Sistem Industri, yang meliputi Dasar Mekanik, Elektrikal, dan Instrumentasi. Tidak hanya itu, peserta juga mendalami materi spesifik seperti Petugas Pengukur Isi Tangki, Petugas Pengambil Contoh Migas, Operator Blending, hingga tugas strategis sebagai Loading Master.

“Aspek kualitas dan ketepatan mutu bahan bakar juga mendapat porsi pembahasan utama. Para peserta juga dilatih sebagai Operator Pengujian Bahan Bakar Minyak (BBM) Non Penerbangan dan BBM Penerbangan, serta diajarkan prinsip-prinsip dalam Operasi Aviasi,” tambahnya.

Untuk melengkapi pemahaman di kelas, peserta melakukan studi lapangan (field study) secara langsung di dua fasilitas vital energi, yaitu Aviation Fuel Terminal (AFT) Adi Sumarmo dan Fuel Terminal Boyolali.

“Melalui peninjauan lapangan ini, peserta dapat mengaitkan teori pengukuran, pengujian, dan penanganan BBM dengan realitas operasional di lapangan,” tutupnya.

Tags :