CEPU — Pusat
Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) menerima
kunjungan edukatif dari ratusan siswa-siswi Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah
Dasar (SD) di wilayah Cepu dan sekitarnya pada Jumat (16/10/2026). Kegiatan
pengenalan lapangan tersebut dipusatkan di fasilitas Pemadam Kebakaran (Damkar)
PPSDM Migas.
Rangkaian kunjungan ini
diikuti oleh lima sekolah, yakni TK dan SD Katolik Santa Louisa dengan total 50
siswa, TK Muslimat NU 1, TK Muslimat NU 3 Balun sebanyak 63 siswa, TK Al Furqon
Kedungtuban sebanyak 106 siswa, serta TK Islam Sunan Kalijaga Cepu yang
mengirimkan 48 siswa.
Kepala Bagian Umum PPSDM
Migas, Andhy Mahendra, menyampaikan bahwa pihaknya terbuka dalam memberikan
edukasi mengenai industri energi kepada seluruh jenjang pendidikan.
"PPSDM Migas senantiasa
terbuka menerima kunjungan dari berbagai lapisan pendidikan. Hal ini penting
untuk memberikan pemahaman awal tentang industri migas, mulai dari sektor hulu,
hilir, hingga kegiatan penunjang," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan
pentingnya pengenalan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta
kesiapsiagaan tanggap darurat sejak usia muda melalui fasilitas pemadam
kebakaran yang dimiliki PPSDM Migas.
"Kunjungan anak-anak TK
dan SD di sekitar wilayah Cepu ke fasilitas Damkar PPSDM Migas merupakan
langkah yang sangat baik dan perlu untuk terus dilanjutkan. Kegiatan ini
menjadi sarana efektif dalam menanamkan kesadaran dan aspek K3 sejak
dini," tambahnya.
Melalui kegiatan edukasi
interaktif ini, peserta kunjungan diajak untuk mengenal teori pemadaman api
sederhana dan menggunakan alat pemadam api ringan serta di akhir acara terdapat
kegiatan simulasi penyemprotan air yang sangat dinantikan oleh seluruh peserta
kunjungan. Melalui rangkaian kegiatan ini diharapkan para siswa dapat mengenal
profesi di bidang migas serta memahami pentingnya budaya keselamatan kerja yang
dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Tags :