Kepala PPSDM KEBTKE: PPSDM KEBTKE Hebat, WBBM Bisa

Kepala PPSDM KEBTKE: PPSDM KEBTKE Hebat, WBBM Bisa
22 Mei, 2026

Kepala PPSDM KEBTKE: PPSDM KEBTKE Hebat, WBBM Bisa

22 May 2026 | Seputar BPSDM ESDM

JAKARTA – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) menggelar kegiatan Pengarahan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Acara yang berlangsung pada Jumat, 22 Mei 2026 mulai pukul 08.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala PPSDM KEBTKE, Edi Wibowo.

 GMdHdyGwLOMTUUOpQuB0kFNh0YkNN4eCm3pSAcId.jpg

Kegiatan ini dihadiri secara penuh oleh jajaran pimpinan dan seluruh pegawai PPSDM KEBTKE, termasuk Kepala Bagian Umum dan Para Koordinator, Koordinator Widyaiswara, Para Subkoordinator dan pegawai di lingkungan PPSDM KEBTKE.

 

Dalam arahannya, Edi Wibowo menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan aspek administratif, melainkan sebuah komitmen nyata dalam melakukan reformasi birokrasi yang bersih dan melayani. Untuk mewujudkan hal tersebut, beliau mengajak seluruh elemen pegawai di lingkungan PPSDM KEBTKE untuk menginternalisasi dan mengimplementasikan secara konkret Core Value ASN BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

 

"Kita harus memegang teguh nilai-nilai dasar ASN sebagai pondasi utama untuk menjawab tantangan instansi, mencapai target Badan Layanan Umum (BLU), serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Edi.

 BH8tZChdRvI6i6LqCloIh45xGLxPO1jBapERzfAh.jpg

Secara mendalam, Kepala PPSDM KEBTKE membedah dan menginstruksikan seluruh pegawai untuk mengimplementasikan ketujuh dimensi nilai BerAKHLAK beserta panduan perilakunya sebagai berikut:

Berorientasi Pelayanan, seluruh jajaran PPSDM KEBTKE diminta berkomitmen penuh memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat. Pegawai harus selalu memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat/pemangku kepentingan, bersikap ramah, cekatan, solutif, dapat diandalkan, serta tiada henti melakukan perbaikan kualitas layanan.

 

Akuntabel, sebagai institusi yang mengelola pelayanan publik dan pelatihan, setiap pegawai diwajibkan bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan. Implementasinya adalah dengan melaksanakan tugas secara jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin, berintegritas tinggi, serta menggunakan kekayaan dan BMN secara efektif dan efisien tanpa menyalahgunakan kewenangan jabatan. Edi juga menegaskan komitmen penegakan 8 Rambu-Rambu Integritas guna memastikan tidak ada ruang bagi praktik korupsi, gratifikasi, penyuapan, kolusi, maupun konflik kepentingan di lingkungan kerja.

 Brpg5GlbmwWAbY1Y3J816lespvToigu0OoK0lJ11.jpg

Kompeten, dalam rangka mengembangkan kapabilitas instansi, pegawai dituntut untuk terus belajar meningkatkan kompetensi diri demi menjawab tantangan sektor energi yang dinamis. Selain itu, seluruh tim, khususnya para Widyaiswara dan Instruktur, diharapkan dapat saling membantu orang lain belajar serta selalu melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik.

 

Harmonis, mengingat keberagaman kompetensi dan latar belakang di dalam organisasi PPSDM KEBTKE, Kepala Pusat menekankan pentingnya saling peduli dan menghargai perbedaan. Pegawai diminta untuk selalu menghargai setiap orang tanpa memandang latar belakangnya, suka menolong sesama, serta bahu-membahu membangun lingkungan kerja yang kondusif.

 

Loyal, sifat dedikasi tinggi dengan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi menjadi poin krusial. Hal ini diwujudkan dengan memegang teguh ideologi Pancasila dan UUD 1945, setia kepada NKRI dan pemerintahan yang sah, menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi, maupun negara, serta menjaga rahasia jabatan dan negara.

 

Adaptif, menghadapi tantangan pencapaian target kinerja di tahun 2026, seluruh tim dituntut antusias dalam menggerakkan serta menghadapi perubahan. Pegawai harus cepat menyesuaikan diri, bertindak proaktif, serta terus berinovasi dalam mengembangkan kreativitas pelayanan pelatihan maupun sertifikasi.

 n8truTO5BdF9GWEK1vjbMYHpL51nIVKwCuJGXWG5.jpg

Kolaboratif, Edi Wibowo menegaskan bahwa keberhasilan pencapaian target organisasi memerlukan kerja sama yang sinergis. PPSDM KEBTKE membuka kesempatan luas bagi berbagai pihak bekerja sama menghasilkan nilai tambah dan aktif menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya demi mencapai tujuan bersama. Saat ini, PPSDM KEBTKE telah berkolaborasi dengan Ditjen Ketenagalistrikan dan Ditjen EBTKE untuk mendukung program strategis nasional dan pengembangan SDM bidang KEBTKE serta kerja sama dengan Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah/Perguruan Tinggi/Industri dan masyarakat baik dalam negeri maupun luar negeri untuk menciptakan SDM kompeten dan siap kerja di bidang ESDM.

 

Kepala PPSDM KEBTKE memimpin penandatanganan Pakta Integritas Pembangunan ZI Menuju WBBM PPSDM KEBTKE 2026 yang diikuti oleh manajemen dan seluruh pegawai PPSDM KEBTKE. Melalui momentum Pengarahan Pembangunan Zona Integritas, Internalisasi BerAKHLAK, dan penandatanganan Pakta Integritas ini, PPSDM KEBTKE optimis dapat memperkuat tata kelola BLU, meningkatkan mutu sarana prasarana, serta mendorong penguatan kompetensi SDM demi memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.