
JAKARTA – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT Saptaindra Sejati (SIS) untuk menyelenggarakan pelatihan Basic Safety Sistem Kelistrikan Hybrid Electric Vehicle (HEV). Pelatihan ini dirancang khusus guna membekali dan meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) perusahaan dalam menghadapi era transisi energi, khususnya pada operasional alat berat.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala PPSDM KEBTKE, Edi Wibowo. Dalam sambutannya, Edi menekankan pentingnya kesiapan SDM industri dalam merespons perkembangan teknologi hijau yang bergerak sangat cepat.

"Dalam rangka mendukung percepatan transisi energi dan penggunaan kendaraan listrik, PPSDM KEBTKE terus memperkuat komitmennya dalam mendukung percepatan transisi energi di sektor pertambangan melalui penyelenggaraan pelatihan teknis Electric Vehicle (EV) dan Hybrid Electric Vehicle (HEV) untuk alat berat," ujar Edi Wibowo.
Lebih lanjut, Edi menyampaikan bahwa inisiatif dan kolaborasi nyata ini sejalan dengan komitmen besar pemerintah untuk mencapai target emisi nol bersih (Net Zero Emission) serta memperkuat ekosistem kendaraan listrik yang tangguh di Indonesia. Sektor pertambangan, sebagai salah satu pilar industri strategis, dinilai memiliki peran krusial dalam mengadopsi teknologi ramah lingkungan ini.
Senada dengan hal tersebut, Division Head - Human Resources Development PT Saptaindra Sejati, R. Agus Setyobudi Rahardjo, turut menyampaikan dukungan penuh perusahaan terhadap langkah strategis ini. Sebagai salah satu kontraktor pertambangan terkemuka, PT Saptaindra Sejati menegaskan komitmennya untuk selalu selaras dengan regulasi dan program yang dicanangkan oleh pemerintah.
"PT Saptaindra Sejati sebagai kontraktor pertambangan sangat berkomitmen terhadap regulasi dan program pemerintah, salah satunya mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kompetensi SDM, serta berpartisipasi dalam program pengurangan emisi nasional (Enhanced Nationally Determined Contribution/ENDC) melalui penggunaan kendaraan berbasis Listrik," ungkap R. Agus Setyobudi Rahardjo dalam sambutannya.
Langkah ini mempertegas bahwa peningkatan kapasitas SDM di internal perusahaan bukan lagi sekadar kewajiban, melainkan bagian dari tanggung jawab lingkungan dan pemenuhan target kontribusi nasional dalam menekan emisi karbon.
Pelatihan Basic Safety Sistem Kelistrikan HEV ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua belah pihak. Ini merupakan pelatihan pertama hasil kerja sama antara PPSDM KEBTKE dengan PT Saptaindra Sejati, yang sekaligus menjadi program pembuka dari serangkaian rencana kerja sama pelatihan ke depan.
Fokus utama dari rangkaian program ini adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai dasar-dasar kelistrikan untuk alat berat berbasis listrik. Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali dengan aspek keselamatan kerja (safety) yang ketat, mengingat penanganan sistem kelistrikan pada kendaraan berat berbasis baterai dan hibrida memerlukan keahlian serta prosedur mitigasi risiko yang spesifik.
Melalui sinergi ini, PPSDM KEBTKE dan PT Saptaindra Sejati berkomitmen untuk terus mencetak tenaga kerja yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap transformasi teknologi energi bersih, demi mewujudkan operasional industri pertambangan yang lebih berkelanjutan di masa depan