MEDAN – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) bekerja sama dengan ENTREV menyelenggarakan Pelatihan Teknis dan Sertifikasi Persiapan Uji Kompetensi Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik (SPKLU) pada tanggal 19–21 Mei 2026 di Medan. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan kelistrikan dari berbagai wilayah di Sumatera Utara sebagai upaya menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.

Pelatihan dan sertifikasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapan SDM ketenagalistrikan guna mendukung percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional, khususnya dalam pengoperasian dan pemeliharaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Selain mendapatkan pembekalan teori, peserta juga mengikuti praktik langsung terkait pengoperasian SPKLU roda empat, regulasi pendukung, hingga implementasi ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Mundhakir. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa transformasi menuju kendaraan listrik merupakan langkah penting dalam menjawab tantangan energi masa depan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM).

Menurutnya, fluktuasi harga BBM yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu menjadi salah satu alasan perlunya percepatan penggunaan kendaraan listrik. Kendaraan listrik dinilai lebih efisien dan ramah lingkungan karena biaya operasionalnya relatif lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil. Selain itu, penggunaan kendaraan listrik juga dapat membantu menekan emisi karbon dan mendukung target transisi energi berkeadilan yang tengah didorong pemerintah.

Mundhakir juga menjelaskan bahwa keberadaan SPKLU menjadi faktor penting dalam mendukung kenyamanan dan kepercayaan masyarakat untuk beralih menggunakan kendaraan listrik. Oleh karena itu, diperlukan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan sertifikasi di bidang instalasi serta pengoperasian SPKLU agar infrastruktur pengisian daya dapat berkembang secara aman, andal, dan berkelanjutan.
Ia berharap para peserta pelatihan, khususnya siswa SMK jurusan listrik, dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan memasuki dunia kerja di sektor energi dan kendaraan listrik yang terus berkembang pesat. Dengan kompetensi yang dimiliki, generasi muda diharapkan mampu menjadi bagian dari transformasi energi nasional dan mendukung terciptanya ekosistem kendaraan listrik yang kuat di Indonesia.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi antara lain sekilas KBLBB dan SPKLU, regulasi pendukung dan implementasi ekosistem kendaraan listrik, pengoperasian dan pemeliharaan SPKBLBB roda empat, serta praktik pengoperasian SPKLU secara langsung dengan narasumber Budiman R. Saragih, S.T., M.T.
Melalui penyelenggaraan pelatihan ini, PPSDM KEBTKE bersama ENTREV terus menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan SDM unggul dan tersertifikasi untuk mendukung pengembangan energi bersih dan percepatan transisi energi di Indonesia.