CEPU
– Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas)
kembali mempertegas komitmennya dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja di
sektor energi. Pada 10 hingga 11 Februari 2026, PPSDM Migas menyelenggarakan
pelatihan serta sertifikasi khusus "Inspektur Rig" yang diikuti oleh
28 peserta dari PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI).
Koordinator
Kerja Sama, Evaluasi, dan Pengembangan Spesialisasi PPSDM Migas, Agus Alexandri
sambutannya, ia menyoroti dinamika industri migas global yang kian menantang,
di mana aspek keselamatan operasional menjadi harga mati bagi perusahaan plat
merah maupun swasta.
"Sektor
migas saat ini berada dalam fase transformasi yang menuntut efisiensi tinggi
tanpa mengesampingkan faktor keselamatan. Kondisi lapangan yang semakin
kompleks mengharuskan setiap infrastruktur, terutama rig, diawasi oleh personel
yang memiliki kualifikasi teknis yang valid dan teruji," ujar Agus
Alexandri.
Lebih lanjut,
Agus menjelaskan bahwa sinergi antara PPSDM Migas dan PT Pertamina Drilling
Services Indonesia merupakan langkah strategis untuk meminimalisir risiko kerja
di lapangan. Menurutnya, sertifikasi bukan sekadar formalitas administratif,
melainkan bukti nyata penguasaan kompetensi sektor migas.
"Melalui
pelatihan dan sertifikasi Inspektur Rig ini, kami memastikan bahwa para peserta
mampu melakukan inspeksi menyeluruh terhadap peralatan pemboran untuk menjaga
keberlangsungan produksi migas nasional di tengah fluktuasi kondisi industri
saat ini," tambahnya.
Selama dua
hari intensif, para peserta dibekali dengan materi yang mencakup pengawasan,
identifikasi kerusakan alat, hingga prosedur pelaporan inspeksi. Diakhiri dengan
sertifikasi kompetensi, diharapkan para Inspektur Rig dari PDSI ini dapat
menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan kerja yang nihil kecelakaan
(zero accident).