Perkuat Kapasitas Pengelolaan Lingkungan, PPSDM KEBTKE Adakan Pelatihan Evaluasi Dokumen Lingkungan Sektor Energi

Perkuat Kapasitas Pengelolaan Lingkungan, PPSDM KEBTKE Adakan Pelatihan Evaluasi Dokumen Lingkungan Sektor Energi
13 Feb, 2026

Perkuat Kapasitas Pengelolaan Lingkungan, PPSDM KEBTKE Adakan Pelatihan Evaluasi Dokumen Lingkungan Sektor Energi

13 February 2026 | Seputar BPSDM ESDM



Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur energi dan kelestarian alam. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Teknis Evaluasi Penyusunan Dokumen Lingkungan Sektor Ketenagalistrikan dan Energi Baru Terbarukan (KEBT) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Pelatihan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 11 hingga 13 Februari 2026.

 

Kegiatan diawali dengan seluruh peserta melakukan pre-test melalui sistem LMS PPSDM KEBTKE untuk mengukur tingkat pemahaman awal peserta terkait regulasi, substansi teknis dokumen lingkungan, serta kompetensi dasar yang dimiliki sebagai bagian dari pengembangan kompetensi ASN di bidang lingkungan Kementerian ESDM

 



Pada hari pertama, peserta menerima materi mengenai evaluasi dokumen lingkungan khusus usaha ketenagalistrikan yang disampaikan oleh narasumber ahli dari Direktorat Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan.

 

Pemaparan materi berfokus pada penguatan kerangka regulasi lingkungan hidup yang menjadi pondasi utama, seperti Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 serta Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021. Dalam sesi ini, ditekankan bahwa setiap skala kegiatan usaha ketenagalistrikan memiliki kewajiban mutlak untuk memiliki Persetujuan Lingkungan, baik melalui dokumen AMDAL, UKL-UPL, maupun SPPL. Peserta secara saksama mempelajari alur penyusunan AMDAL, mulai dari pelibatan masyarakat hingga proses penilaian akhir, dengan menitikberatkan pada aspek konsistensi serta kedalaman analisis dampak lingkungan yang terintegrasi dalam rencana pengelolaan dan pemantauan.

Lebih lanjut, narasumber menguraikan secara detail komponen kegiatan pembangkit tenaga listrik di setiap tahapan proyek, mulai dari pra-konstruksi hingga pasca-operasi. Pembahasan ini mencakup identifikasi potensi dampak terhadap kualitas udara, air, kebisingan, hingga dinamika sosial ekonomi masyarakat sekitar. Selain itu, aspek teknis pengendalian pencemaran seperti pemenuhan baku mutu emisi melalui kewajiban pemantauan Continuous Emission Monitoring System (CEMS) serta tata cara pengelolaan limbah B3 dan non-B3 yang turut menjadi poin penting selama jalannya diskusi.

 



Kegiatan yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi tanya jawab untuk memperdalam implementasi teknis di lapangan. Melalui pelatihan intensif ini, para ASN diharapkan memiliki kemampuan evaluasi yang komprehensif untuk memastikan seluruh kegiatan sektor energi dilaksanakan secara andal, aman, dan ramah lingkungan. Rangkaian pelatihan ini akan diteruskan pada hari berikutnya dengan memfokuskan pada materi evaluasi dokumen lingkungan khusus untuk sektor panas bumi dan energi terbarukan lainnya.