
BDTBT-Sawahlunto,
Dalam upaya memperkuat budaya keselamatan kerja di sektor pertambangan, Balai
Pendidikan dan Pelatihan Tambang Bawah Tanah (BDTBT) menyelenggarakan Pelatihan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tambang Bawah Tanah. Kegiatan ini
dilaksanakan selama 10 hari, mulai 04 s.d 13 Februari 2026, bertempat di Kota
Sawahlunto, Sumatera Barat. Pelatihan ini diikuti oleh 14 orang peserta
yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Utara.
Selama pelatihan,
peserta dibekali pemahaman komprehensif mengenai prinsip-prinsip K3 tambang
bawah tanah, bahaya dan risiko tambang bawah tanah, managemen tanggap darurat, pertolongan
pertama gawat darurat (PPGD) dan mine rescue. Metode pembelajaran
dilakukan melalui kombinasi teori di kelas, studi kasus, serta praktik lapangan
guna memastikan peserta memahami materi yang disampaikan.
Salah satu
peserta pelatihan, Desvin Y.S Manurung menyampaikan apresiasinya atas
penyelenggaraan kegiatan ini. “Pelatihan ini membuka wawasan kami tentang
pentingnya identifikasi risiko sebelum bekerja di tambang bawah tanah. Materi
yang diberikan sangat aplikatif dan instruktur menjelaskan dengan jelas serta
sistematis” ungkapnya.
Dengan
terselenggaranya pelatihan ini, BDTBT kembali menegaskan perannya sebagai instansi
pelatihan pertambangan bawah tanah di Indonesia. Diharapkan para peserta dapat
menjadi SDM yang tangguh dan profesional dalam membangun budaya kerja yang
aman, disiplin, dan bertanggung jawab khususnya dalam bidang pertambangan.