BDTBT Selenggarakan Pelatihan Operator Survei Tambang Bawah Tanah Untuk Peningkatan Kompetensi Masyarakat Jambi

BDTBT Selenggarakan Pelatihan Operator Survei Tambang Bawah Tanah Untuk Peningkatan Kompetensi Masyarakat Jambi
20 Feb, 2026

BDTBT Selenggarakan Pelatihan Operator Survei Tambang Bawah Tanah Untuk Peningkatan Kompetensi Masyarakat Jambi

20 February 2026 | Seputar BPSDM ESDM



BDTBT-Sawahlunto, Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sektor pertambangan. Balai Pendidikan dan Pelatihan Tambang Bawah Tanah (BDTBT) di bawah naungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ESDM, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, menyelenggarakan Pelatihan Operator Survei Tambang Bawah Tanah bagi masyarakat Provinsi Jambi, selama 16 hari dari tanggal 29 Januari s.d 13 Februari 2025. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas tenaga kerja lokal agar memiliki kompetensi teknis yang sesuai dengan kebutuhan industri pertambangan.

Pelatihan ini dirancang berbasis kompetensi dengan memadukan pembelajaran teori dan praktik lapangan. Materi yang diberikan mencakup dasar-dasar survei tambang bawah tanah, metode pengukuran tambang bawah tanah, praktik pengukuran, serta pengolahan data hasil pengukuran. 14 orang peserta yang mengikuti pelatihan ini merupakan peserta yang sudah dinyatakan lulus seleksi administrasi, tertulis dan wawancara. Keikutsertaan peserta dari berbagai wilayah Jambi ini, menunjukkan antusiasme serta kebutuhan yang tinggi terhadap peningkatan kompetensi teknis di bidang pertambangan, khususnya survei tambang bawah tanah.

Pada akhir kegiatan, peserta mengikuti evaluasi dan uji kompetensi sesuai standar yang ditetapkan. Dari keseluruhan peserta, sebanyak 86% dinyatakan kompeten, menunjukkan bahwa mayoritas peserta mampu memenuhi standar keterampilan dan pengetahuan yang dipersyaratkan. Kepala BDTBT, Darius Agung Prata, S.T., M.K.K.K dalam sambutannya menyampaikan “Peningkatan kompetensi Masyarakat menjadi salah satu kunci terciptanya industri pertambangan yang aman, produktif, dan berkelanjutan. Kami berharap peserta mampu menjadi tenaga kerja yang profesional dan berdaya saing,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, BDTBT menegaskan perannya sebagai pusat unggulan pelatihan pertambangan bawah tanah di Indonesia. Diharapkan, lulusan pelatihan mampu berkontribusi secara nyata dalam mendukung operasional pertambangan di daerah, sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.