PPSDM KEBTKE Perkuat Kompetensi Keselamatan Ketenagalistrikan Melalui Pelatihan Teknis K2 dan SMK2

PPSDM KEBTKE Perkuat Kompetensi Keselamatan Ketenagalistrikan Melalui Pelatihan Teknis K2 dan SMK2
20 Feb, 2026

PPSDM KEBTKE Perkuat Kompetensi Keselamatan Ketenagalistrikan Melalui Pelatihan Teknis K2 dan SMK2

20 February 2026 | Seputar BPSDM ESDM

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan standar keselamatan kerja di sektor energi. Pada tanggal 19 hingga 20 Februari 2026, PPSDM KEBTKE menyelenggarakan Pelatihan Teknis Pengenalan Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) dan Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2). Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman kepada setiap peserta mengenai kerangka regulasi serta prosedur teknis guna meminimalisir risiko kecelakaan di lingkungan kerja ketenagalistrikan.


SKPKdNJy1NCIEQlM4JUaQ85CP9Fg6LC5JiQTmLQ1.jpg


Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur pengetahuan dasar peserta sebelum memasuki sesi materi. Pada hari pertama, Budiman Ricardo Saragih, Widyaiswara PPSDM KEBTKE, memaparkan materi mengenai Regulasi Keselamatan Ketenagalistrikan serta Pengenalan Lingkup Usaha dan Kaidah Keselamatan Ketenagalistrikan. Sesi ini menjadi pondasi penting bagi tiap peserta untuk memahami aspek legalitas dan standar operasional yang berlaku. Agenda kemudian dilanjutkan oleh Widyaiswara PPSDM KEBTKE Muhammad Nashiruddin Haramaini yang membawakan materi Dasar Identifikasi Manajemen Risiko. Sepanjang sesi, diskusi interaktif antara pengajar dan peserta mewarnai jalannya sesi pelatihan.


mgxCoBn7woHewTPb4FgJdAJDZymvWgt5yw5wWhaF.jpg


Memasuki hari kedua, fokus pelatihan beralih pada implementasi sistem manajemen. Nico Juni Ferson, Widyaiswara PPSDM KEBTKE mengajak peserta untuk mendalami Dasar Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2) yang diselaraskan dengan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Sebagai penutup materi teknis, Muhammad Nashiruddin Haramaini kembali memandu sesi mengenai Dasar Penyusunan dan Penyiapan SMK2 guna membekali peserta dengan kemampuan administratif dan prosedural yang sesuai standar.


Kegiatan pelatihan yang diikuti secara intensif ini ditutup dengan pelaksanaan post-test sebagai bentuk evaluasi capaian pembelajaran. Melalui pelatihan ini, PPSDM KEBTKE berharap para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, andal, dan ramah lingkungan. Upaya pengembangan SDM yang berkelanjutan seperti ini diharapkan mampu mendukung terciptanya ekosistem ketenagalistrikan nasional yang mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama.