
JOGJAKARTA – Pusat Pengembangan Sumber
Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) kembali menunjukkan komitmennya
dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja di sektor energi. Kali ini, PPSDM
Migas menyelenggarakan pelatihan khusus mengenai ISO 17025 dan Evaluasi
Teknis Laboratorium bagi para pekerja PT Pertamina Patra Niaga Regional
Jawa Bagian Tengah (RJBT).
Fokus utama dari pelatihan ini adalah
memastikan bahwa pekerja laboratorium di lingkungan Pertamina Patra Niaga RJBT
memiliki kompetensi teknis dan juga paham mengenai persyaratan umum kompetensi
laboratorium pengujian dan kalibrasi, serta metode evaluasi teknis yang akurat.
Penerapan ISO 17025 sangat dibutuhkan dalam
industri migas untuk menjamin bahwa hasil pengujian produk bahan bakar dan
pelumas dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini berdampak langsung pada kualitas
layanan yang diterima oleh masyarakat luas di wilayah Jawa Bagian Tengah.
Course Leader pelatihan ini, Amelia Eka Lestari, menekankan pentingnya integrasi antara teori yang sesuai standar dengan praktik nyata di lapangan. Menurutnya, kepatuhan terhadap standar bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan pembentukan budaya kerja yang presisi.

"Melalui pelatihan ini, kami ingin
memastikan bahwa setiap personel tidak hanya memahami ISO 17025, tetapi juga
mampu melakukan evaluasi di setiap akhir kegiatan. Profesionalisme dalam
laboratorium adalah fondasi utama dalam menjaga kepercayaan konsumen terhadap
kualitas produk Pertamina," ujar Amelia Eka Lestari.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan
para peserta mampu mengimplementasikan sistem manajemen laboratorium yang lebih
tangguh dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sinergi antara PPSDM Migas
dan PT Pertamina Patra Niaga ini menjadi langkah strategis dalam menjaga
kedaulatan energi nasional melalui sumber daya manusia yang unggul, kompeten,
dan bersertifikasi internasional.
Tags :