CEPU – Guna memperkokoh fondasi keahlian tenaga
teknik di lapangan, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi
(PPSDM Migas) secara resmi memulai program Bimbingan Keahlian Juru Teknik
(BKJT) untuk PT Pertamina Hulu Energi (PHE). Pelatihan ini diikuti oleh 42
peserta dan direncanakan berlangsung selama sepuluh hari penuh, terhitung sejak
26 Januari 2026.
Program
BKJT kali ini dirancang secara komprehensif, mencakup empat pilar utama dalam
operasional hulu migas, yakni Production Operation, Mechanical,
Electrical, dan Instrumentation. Kurikulum pelatihan ini disusun dalam
pelatihan ini tidak hanya menyasar pemahaman teori, namun juga ditekankan pada
aspek pemecahan masalah (troubleshooting) di lapangan.
Salah satu
sosok yang mengawal jalannya pelatihan ini adalah Ikhsan Kholis, fungsional
pengajar senior di PPSDM Migas yang bertindak sebagai Course Leader
untuk bidang Mechanical. Ia menekankan bahwa penguasaan mekanis
adalah jantung dari keberlangsungan produksi migas.
"Kami
mengarahkan para peserta untuk memiliki ketajaman analisis dalam setiap
prosedur teknis. Di bidang mekanik, presisi bukan sekadar pilihan, melainkan
keharusan untuk menjamin keselamatan kerja dan optimalisasi aset perusahaan.
Melalui BKJT ini, kami menanamkan standar profesionalisme tinggi agar mereka
siap berkontribusi langsung bagi keandalan energi nasional," ungkap Ikhsan
Kholis.
Kehadiran
program ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional dan
meminimalisir risiko kerja melalui penerapan standar teknis yang ketat. Dengan
durasi selama 10 hari, pembelajaran diatur agar setiap personel mampu menyerap materi
yang diberikan di industri migas.
“Para
peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok spesialisasi untuk mendapatkan materi
yang mendalam sesuai bidang kerja masing-masing, mulai dari pemeliharaan mesin,
sistem kelistrikan industri, operasi produksi hingga akurasi instrumentasi
pengolahan,” imbuhnya.
Kerja sama
antara PPSDM Migas dan PT Pertamina Hulu Energi ini menjadi bukti nyata
komitmen kedua belah pihak dalam membangun ekosistem kerja yang professional
untuk untuk mencetak sumber daya manusia yang tangguh dalam menghadapi dunia
kerja yang dinamis.