Wujudkan Operasional PLTMH yang Andal, PPSDM KEBTKE Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Bersama PT Brantas Energi

Wujudkan Operasional PLTMH yang Andal, PPSDM KEBTKE Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Bersama PT Brantas Energi
21 Jan, 2026

Wujudkan Operasional PLTMH yang Andal, PPSDM KEBTKE Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Bersama PT Brantas Energi

21 January 2026 | Seputar BPSDM ESDM



20 Januari 2026 – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) menjalin kolaborasi strategis dengan PT Brantas Energi melalui penyelenggaraan Pelatihan Teknis dan Sertifikasi Pengoperasian serta Pemeliharaan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dan Distribusi Tenaga Listrik. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai dari tanggal 19 hingga 23 Januari 2026 ini, dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dengan melibatkan 12 peserta yang memiliki latar belakang teknis di bidang ketenagalistrikan. Pelatihan ini difokuskan untuk mengasah kompetensi sumber daya manusia agar mampu mengelola sistem distribusi tenaga listrik yang tidak hanya andal, tetapi juga berkelanjutan.


Kegiatan pelatihan dibuka secara resmi oleh Sub Koordinator Penyelenggaraan Pengembangan SDM, Rifka Sofianita. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada PT Brantas Energi atas dukungan dan kolaborasi yang terjalin dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik dalam membangun sinergi dan kemitraan berkelanjutan di bidang pengembangan SDM ketenagalistrikan.




Rangkaian kegiatan pada hari pertama dimulai dengan pengenalan program dan pelaksanaan pre-test melalui Learning Management System (LMS) PPSDM KEBTKE guna memetakan sejauh mana pemahaman awal para peserta. Memasuki sesi inti, Dr. Didik Hadiyanto, S.T., M.Eng. bersama Hendro Kristanto, S.T., selaku instruktur ahli, memaparkan materi mengenai Sistem Tenaga Listrik. Peserta diajak untuk menyelami filosofi dasar PLTMH, mulai dari prinsip kerja alur sistem pembangkit hingga pengenalan detail komponen sipil, turbin, generator, serta sistem kontrol yang menjadi jantung dari operasional mikrohidro.


Dalam sesi lanjutan, pemateri membedah klasifikasi PLTMH dan metode perhitungan daya terbangkitkan berdasarkan potensi sumber daya air di lapangan. Peserta diajak untuk memperdalam jenis-jenis turbin, baik tipe impuls maupun tipe reaksi. Melalui penjelasan interaktif tentang karakteristik, kelebihan, serta penerapan turbin berdasarkan debit dan tinggi jatuh air (head), para peserta didorong untuk memiliki ketajaman analisis dalam menentukan sistem yang paling efektif untuk kondisi geografis tertentu.




Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, PPSDM KEBTKE berharap peserta dapat meningkatkan kompetensi teknis dan profesionalisme dalam pengoperasian serta pemeliharaan PLTMH dan sistem distribusi tenaga listrik, sehingga mampu mendukung pengembangan energi baru dan terbarukan yang berkelanjutan di Indonesia.