Pusat
Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) secara
konsisten menunjukkan komitmennya dalam memperkuat aspek keselamatan kerja di
sektor energi. Pada tanggal 13 hingga 15 Januari 2026, PPSDM Migas sukses
menyelenggarakan pelatihan Fire Fighting (Pemadam Kebakaran) yang
ditujukan khusus bagi para pekerja PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa
Bagian Tengah (RJBT).
Kegiatan yang
berlangsung selama tiga hari ini dilaksanakan dalam dua gelombang (batch)
guna memastikan efektivitas penyerapan materi. Sebanyak 47 pekerja terlibat
aktif dalam simulasi dan teori pemadaman api yang dirancang sesuai dengan
standar operasional prosedur industri migas yang ketat.
Pelatihan ini
mencakup berbagai materi penting, mulai dari identifikasi sumber api,
penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga teknik pemadaman api besar.
Langkah ini diambil sebagai bentuk mitigasi risiko mengingat tingginya risiko
kerja di lingkungan distribusi energi.
Pemimpin
pelatihan, Didiek Heru W., menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata
dalam membangun budaya keselamatan yang tangguh.
"Pelatihan
ini bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi nyawa dan aset perusahaan.
Kami membekali 47 peserta ini dengan keterampilan teknis dan mentalitas yang
tenang saat menghadapi situasi darurat. Target kami adalah zero accident
melalui kesiapsiagaan personel yang terlatih secara profesional di
lapangan," ujar Didiek saat ditemui di lokasi pelatihan.
Dengan
berakhirnya pelatihan ini, para pekerja Pertamina Patra Niaga RJBT diharapkan
mampu menjadi garda terdepan dalam penanganan keadaan darurat, sehingga
operasional distribusi energi di wilayah Jawa Bagian Tengah dapat berjalan
lebih aman dan lancar.