Jakarta, 25 Agustus 2025 – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Pelatihan Teknis Analisa Kebakaran dan Kecelakaan Akibat Listrik pada tanggal 25–29 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung secara tatap muka di PPSDM KEBTKE Jakarta.
Pelatihan ini diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan dasar peserta. Selama lima hari, peserta mendapatkan materi dari para pakar kelistrikan, keselamatan kerja, serta praktisi pemadam kebakaran.
Agus Yulianto, S.T., M.K.K.K. mengupas tuntas dasar-dasar kelistrikan hingga identifikasi titik-titik bahaya yang sering terabaikan, seperti instalasi, panel, kabel, stop kontak, area basah, dan risiko sambaran petir. Materi ini kemudian diperkuat oleh praktisi dari Dinas Pemadam Kebakaran, M. Zaenal Arifin dan Edy Prasetiyo, yang menjelaskan penyebab utama kebakaran akibat listrik. Mereka melengkapi sesi dengan studi kasus nyata yang memberikan gambaran jelas tentang konsekuensi kelalaian, serta panduan praktis tentang sistem proteksi dan grounding sebagai benteng pertahanan pertama.
Pelatihan juga mencakup tahapan pasca-insiden. Iwan Gunawan mengajarkan cara melakukan investigasi dan forensik kebakaran untuk melacak penyebab utama, sementara Sigit Cahyo Astoro, S.T., M.B.A. dari Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan memberikan panduan mitigasi risiko dan rekomendasi teknis untuk mencegah insiden serupa terulang. Selain itu, Junedy Pandapotan, S.T., M.T. dan Arif Arkarnis, S.T., M.T. menjelaskan penyebab umum kecelakaan listrik dan metode investigasinya.
Di hari terakhir, para peserta dibekali dengan kemampuan krusial: menyusun dokumen resmi. Bersama Andi Kurniawan, S.T., M.T. dan Agus Yulianto, para peserta belajar menyusun Berita Acara Analisa Kebakaran/Kecelakaan Akibat Listrik yang terstruktur. Ini memastikan setiap insiden didokumentasikan dengan benar sebagai dasar untuk perbaikan di masa depan.
Setelah menjalani pelatihan intensif ini, para peserta diharapkan memiliki pemahaman mendalam tentang konsep dasar listrik dan penggunaannya di bangunan gedung. Bekal ini memungkinkan mereka untuk menyusun berita acara analisa teknis dengan sistematis dan akurat.
Penyelenggaraan pelatihan ini adalah bukti nyata komitmen Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia. Lebih dari itu, program ini bertujuan memperkuat budaya keselamatan ketenagalistrikan di masyarakat, memastikan setiap individu dapat bekerja dan hidup di lingkungan yang lebih aman.