PEM Akamigas Ciptakan Lulusan Kompetitif Sektor Migas

PEM Akamigas Ciptakan Lulusan Kompetitif Sektor Migas
09 Apr, 2021

PEM Akamigas Ciptakan Lulusan Kompetitif Sektor Migas

09 April 2021 | -

Cepu - PEM Akamigas menyelenggarakan One Day with Expert bertemakan Peluang Lulusan Vokasi Migas di Era Pasar Kerja Bebas (9/4/2021) dengan narasumber Ignasius Jonan, S.E., M.A., mantan Menteri ESDM tahun 2016 – 2019.

\r\n\r\n

One day with expert merupakan salah satu kegiatan rutin dari PEM Akamigas dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten dan berpengalaman bertujuan untuk dapat memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan khususnya kepada mahasiswa PEM Akamigas, dan masyarakat pada umumnya karena dapat diikuti melalui aplikasi Zoom dan Youtube PEM Akamigas.

\r\n\r\n

Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral, khususnya minyak dan gas bumi sampai saat ini masih merupakan komoditas yang diandalkan untuk memenuhi kebutuhan energi nasional sebagai penggerak perekonomian nasional. Untuk menjamin kelangsungan pemenuhan energi dalam bentuk migas ini, diperlukan anak bangsa yang mampu untuk mengelolanya dengan efektif dan efisien.

\r\n\r\n

Politeknik Energi dan Mineral Akamigas di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Mineral (BPSDM ESDM), Kementerian ESDM turut andil dalam berkontribusi mencerdaskan anak bangsa dengan mendidik putera puteri terpilih di PEM Akamigas melalui edukasi formal di kelas dan ceramah terbuka, seperti kegiatan one day with expert ini.

\r\n\r\n

Sumber Daya Manusia di sektor migas membutuhkan tingkatkan kompetensi, skill, dan attitude yang tinggi dan saling besinergi untuk pemenuhan kebutuhan industry.

\r\n\r\n

Disampaikan Jonan, pada tahun 2008 largest companies in the world masuk dari dunia migas diantaranya Petrochina, Exxon, General Electric, China Mobile, ICBC (China) tergantikan di tahun 2018 oleh  Apple, Google, Microsoft, Amazon dan Facebook. Ini artinya tantangan dunia oil and gas harus efisiensi dan berinovasi.

\r\n\r\n

“Oleh karena itu saya berharap PEM Akamigas dapat mendidik civitas akademiknya terutama jurusan oil and gas untuk how to make business, how make work efficient and less emission”ujar Jonan

\r\n\r\n

Mahasiswa juga perlu paham isu global warming, bagaimana restore nature, carbon footprint, ketidakseimbangan lingkungan harus diajarkkan untuk menjadi perspektif baru.

\r\n\r\n

B30 dan Delta 100 adalah salah satu inovasi yang telah berjalan maka perspektif tidak hanya migas saja namun lebih ke energi. Akselerasi dosen Teknik pengolahan migas berperan penting dalam mengubah perspektif tersebut dengan terus mengembangkan kompetensi, mengikuti seminar dan FGD.

\r\n\r\n

Prahoro Nurtjahyo, Kepala BPSDM ESDM menjelaskan bahwa menjawab bagaimana migas bersaing dengan new energy adalah bagaimana menjadikan diri kita sendiri unik dan multitalent diluar apa yang kita pelajari yaitu migas. Semua harus dipelajari oleh mahasiswa, terutama terkait isu global terkini karena perubahan tidak bisa dihindari, kurikulum terus disesuaikan dengan perubahan zaman. “Untuk itu, PEM Akamigas memberikan kurikulum dengan mata kuliah wajib dan pilihan serta dosen praktisi yang professional dibidangnya masing-masing,” tutupnya.

\r\n\r\n

(ds)

Tags :