
Indonesia-Korea Energy Forum (IKEF) merupakan forum kerja sama bilateral tahunan yang strategis antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia dan Ministry of Trade, Industry and Energy (MOTIE) Republik Korea untuk memperkuat kolaborasi, investasi, serta pengembangan teknologi dan SDM di sektor energi. Pada penyelenggaraan IKEF ke-16 yang berlangsung di The Meru Hotel, Denpasar, Bali, pada Rabu (28/10/2026), Plt. Direktur PEM Akamigas, Erdila Indriani, hadir sebagai pembicara mewakili Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ESDM.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Pembinaan Program Minyak dan Gas Bumi Ditjen Migas, Hendra Gunawan. Hendra menekankan tentang pentingnya menjaga dan melakukan komunikasi yang intensif dalam hubungan bilateral di tengah dinamika geopolitik global yang dinamis serta lonjakan permintaan energi yang terus meningkat.
Dalam paparannya yang bertajuk "Strengthening Indonesia-Korea Energy Cooperation through Human Capital Development", Erdila Indriani menjelaskan bahwa BPSDM ESDM mengemban tugas pelaksanaan, dan evaluasi di bidang pengembangan sumber daya manusia energi dan sumber daya mineral. BPSDM ESDM mengemban fungsi strategis yang meliputi penyusunan kebijakan teknis serta pelaksanaan pengembangan SDM melalui pendidikan vokasi, pelatihan industri dan masyarakat, sertifikasi kompetensi, hingga pengelolaan fasilitas unit pelaksana teknis di bidang ketenagalistrikan, energi baru terbarukan, minyak dan gas bumi, serta geologi dan pertambangan.
"Pengembangan SDM merupakan tugas dan fungsi pokok BPSDM ESDM yang menjadi enabler strategis dalam kerja sama energi. PEM Akamigas sebagai salah satu unit di bawahnya siap memperluas ekosistem kemitraan dengan universitas, lembaga riset, serta industri energi Korea Selatan untuk mencetak tenaga kerja terampil yang siap menjawab tantangan transisi energi, CCS/CCUS, hingga energi bersih," kata Erdila.
Pada kesempatan tersebut, Erdila memaparkan berbagai peluang kerja sama konkret, yang mencakup:
• Pengembangan Kurikulum dan Pelatihan Vokasi: Penyelarasan standar kompetensi teknis sesuai kebutuhan industri energi.
• Program Training of Trainers (ToT): Peningkatan kapasitas dosen dan instruktur laboratorium.
• Pelatihan Teknis dan Simulator: Pemanfaatan teknologi simulator serta pelatihan di bidang offshore, LNG, dan otomasi industri.
• Pertukaran Akademik dan Magang Industri: Penyediaan peluang exposure industri serta studi lanjut bagi mahasiswa dan alumni.
Penyelenggaraan IKEF ke-16 ini diharapkan semakin memperkokoh sinergi sektor energi Indonesia dan Korea Selatan, khususnya dalam mencetak SDM vokasi unggul berdaya saing global demi mendukung ketahanan dan keberlanjutan energi nasional. (drm, https://akamigas.ac.id/)
Tags :