Bali, 27 Oktober 2026 – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE Kementerian ESDM) terus memperkuat komitmennya dalam menyiapkan tenaga teknis andal penunjang transisi energi nasional. Komitmen ini diwujudkan melalui kolaborasi dalam program Sinergi Energi Terbarukan untuk Rakyat (SINAR) 2026 yang diinisiasi oleh ZonaEBT.
Dalam program tersebut, PPSDM KEBTKE menjadi fasilitator proses peningkatan kapasitas pengembangan Sumber Daya Manusia, mulai dari pembekalan teori, praktik, hingga sertifikasi kompetensi teknisi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bagi 50 peserta dari Koperasi Desa Merah Putih dan koperasi daerah. Seluruh peserta resmi dinyatakan lulus pada acara Diseminasi Hasil dan Kelulusan yang digelar di Denpasar, Bali, Selasa (27/10/2026).

Kepala PPSDM KEBTKE Edi Wibowo yang hadir menyampaikan sambutan secara daring mengapresiasi langkah ZonaEBT dalam merangkul koperasi desa untuk mempercepat transisi energi. Beliau menekankan bahwa keberlanjutan infrastruktur energi bersih nasional sangat bergantung pada ketersediaan SDM lokal yang kompeten untuk mengoperasikan dan memelihara PLTS, sejalan dengan target pengembangan energi surya nasional hingga 100 GWp.

Peran aktif PPSDM KEBTKE juga tercermin pada sesi talkshow diseminasi, di mana Widyaiswara PPSDM KEBTKE Didik Hadiyanto hadir langsung sebagai narasumber bersama Dinas Koperasi & UKM Provinsi Bali serta Politeknik Negeri Bali untuk membahas strategi pengembangan koperasi berbasis energi terbarukan. Ke depan, PPSDM KEBTKE berharap program SINAR dapat menjadi percontohan kerja sama lintas sektor antara pemerintah, lembaga pelatihan, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat yang dapat diterapkan di berbagai daerah demi mewujudkan kemandirian energi bersih dan berkelanjutan di Indonesia.
Tags :