Bandung – PPSDM Geominerba menyelenggarakan Pelatihan Investigasi Kecelakaan Tambang PT Putra Perkasa Abadi (PT PPA) Angkatan I pada 5–7 Oktober 2026 di Bandung. Pelatihan yang dilaksanakan secara luring ini diikuti 26 peserta dari PT PPA dan mitra kerjanya untuk meningkatkan kemampuan dalam menyelidiki, menganalisis, dan mencegah kecelakaan pertambangan.
Kepala PPSDM Geominerba, Bayu Nugroho, membuka kegiatan pada Senin (5/10). Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa peningkatan kompetensi investigasi kecelakaan merupakan bagian penting dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi pekerja tambang.
Pemahaman terhadap penyebab kecelakaan diperlukan agar perusahaan dapat menentukan langkah pencegahan yang tepat. Investigasi yang dilakukan secara menyeluruh diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan pengelolaan keselamatan sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.
Selama tiga hari, peserta memperoleh pembekalan dari pengajar Direktorat Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara. Materi pelatihan mencakup ketentuan keselamatan pertambangan, persiapan dan pemeriksaan kecelakaan tambang, analisis penyebab kecelakaan, serta penyusunan laporan kecelakaan tambang.
Pembelajaran juga dilengkapi studi kasus dan presentasi kasus kecelakaan tambang. Melalui kegiatan tersebut, peserta berlatih menghubungkan pemahaman materi dengan analisis kasus untuk memperkuat keterampilan investigasi dan merumuskan langkah pencegahan.
Bayu turut menyampaikan apresiasi kepada PT PPA atas kepercayaan yang diberikan kepada PPSDM Geominerba dalam pelaksanaan pelatihan. Kerja sama pengembangan kompetensi ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk mendukung kebutuhan sumber daya manusia perusahaan.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai faktor penyebab kecelakaan dan mampu menerapkannya dalam pelaksanaan investigasi di tempat kerja. Peningkatan kemampuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya keselamatan di lingkungan PT PPA dan mitra kerjanya. (EP)
Tags :