PPSDM KEBTKE Gelar Diklat ToT PLTMH untuk Pendidik dan Tenaga Ahli di Lombok Tengah

PPSDM KEBTKE Gelar Diklat ToT PLTMH untuk Pendidik dan Tenaga Ahli di Lombok Tengah
09 Okt, 2026

PPSDM KEBTKE Gelar Diklat ToT PLTMH untuk Pendidik dan Tenaga Ahli di Lombok Tengah

09 October 2026 | Seputar BPSDM ESDM

Lombok Tengah, 9 Oktober 2026 – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) terus memperkuat pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang energi terbarukan melalui penyelenggaraan Pelatihan Teknis dan Sertifikasi Training of Trainers (ToT) Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Rangkaian kegiatan ini berlangsung di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, diawali dengan sesi pelatihan pada 5 hingga 7 Oktober 2026 dan dilanjutkan dengan uji sertifikasi kompetensi pada 8 hingga 9 Oktober 2026.




Pelatihan dan sertifikasi ini diikuti oleh 11 peserta yang terdiri dari jajaran tenaga pendidik sekolah menengah kejuruan serta akademisi dan praktisi EBT di wilayah Nusa Tenggara Barat, antara lain dari SMKN 3 Mataram, SMKN 1 Lingsar, SMKN 1 Pringgabaya, Energi Timur Nusa Power, serta Universitas Teknologi Sumbawa. Selama kegiatan berlangsung, para peserta dibekali materi yang diampu langsung oleh Widyaiswara Ahli Madya PPSDM KEBTKE, Aspita Dyah Fajarsari, S.T., M.Eng dan Hendro Kristanto, S.T.,. Pembekalan mencakup sistem, pengoperasian, dan pemeliharaan PLTMH, teknik troubleshooting, pengembangan kemampuan penyampaian materi melalui micro teaching, hingga praktik langsung pengoperasian dan pemeliharaan instrumen mikrohidro di lapangan.



Melalui fasilitasi ToT dan sertifikasi ini, PPSDM KEBTKE berupaya mencetak pendidik serta tenaga ahli terampil yang tidak hanya menguasai aspek teknis mikrohidro, tetapi juga memiliki keterampilan untuk mentransfer pengetahuan kepada generasi penerus di daerah. Penyelenggaraan kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen dan penjiwaan nilai BerAKHLAK oleh PPSDM KEBTKE dalam memberikan pelayanan publik yang adaptif, profesional, dan berorientasi hasil demi mendukung terlaksananya Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Tags :