
CEPU
– Keberhasilan Program Well Service Training School yang diselenggarakan
oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas)
kembali membuahkan bukti nyata. Program pelatihan yang dirancang khusus bagi
operator tingkat pemula (floorman) ini sukses mengantarkan para
alumninya menembus dunia kerja industri hulu migas yang dikenal memiliki
standar seleksi sangat ketat.
Pelatihan
intensif ini memadukan pendalaman teori di kelas dengan praktik lapangan secara
langsung. Melalui metode tersebut, para peserta dibekali kompetensi teknis yang
matang serta kesiapan mental untuk langsung terjun ke industri kerja yang
sesungguhnya.
Salah satu
potret keberhasilan program ini ditunjukkan oleh Rafli Dwiki Putra. Peserta
yang mengikuti pelatihan dengan pembiayaan penuh dari Anggaran Pendapatan dan
Belanja Daerah (APBD) Kota Prabumulih melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker)
Kota Prabumulih ini, kini telah resmi diterima bekerja di Rig PT Pertamina
Drilling Services Indonesia (PT PDSI).
Rafli
berhasil lolos setelah melalui serangkaian proses seleksi yang kompetitif. Ia
pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada jajaran
pemerintah daerah yang telah memfasilitasi pengembangan kompetensinya di PPSDM
Migas.
“Alhamdulillah,
saat ini saya telah bekerja di Rig 18.1 PT PDSI. Saya menyampaikan terima kasih
yang mendalam kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Prabumulih atas kesempatan
mengikuti pelatihan gratis yang diprogramkan oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Prabumulih
di PPSDM Migas. Saya berharap kegiatan pelatihan ini dapat lebih banyak
menjangkau pemuda (budak) Prabumulih,” ungkap Rafli dengan penuh rasa
syukur.
Keberhasilan
ini tidak hanya milik Rafli. Dua alumni program Well Service Training School
lainnya, yaitu Ade Putra dan Meldy, juga mencatatkan prestasi serupa. Keduanya
kini telah berhasil diterima bekerja di perusahaan migas yang beroperasi di
wilayah Prabumulih.
Pencapaian
alumni ini menjadi bukti valid bahwa peluang kerja di industri vital seperti
minyak dan gas bumi tidak datang begitu saja. Kesempatan emas tersebut harus
dijemput dengan kesiapan kompetensi, kemauan belajar yang tinggi, serta
kesungguhan dalam mengikuti setiap proses pelatihan.
Program
sinergi antara Disnaker Kota Prabumulih dan PPSDM Migas ini membuktikan diri
bukan sekadar formalitas tahunan. Sebaliknya, pelatihan ini merupakan jembatan
riil dan efektif dalam menyalurkan tenaga kerja lokal yang kompeten, siap
pakai, dan mampu bersaing di level nasional.
Tags :