CEPU
– Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas)
sukses menyelenggarakan pelatihan intensif bertajuk Workshop on Confined
Space Rescue bagi pekerja PT Perusahaan Gas Negara (PGN) pada Selasa
(10/02). Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat standar
keselamatan kerja pada area risiko tinggi di industri gas nasional.
Pelatihan
yang berlangsung di kelas dan juga Workshop Fire Fighting PPSDM
Migas ini memadukan pendalaman teori serta praktik lapangan. Materi yang
disampaikan mencakup aspek-aspek penting keselamatan seperti Atmospheric
Hazard & Monitoring and Isolation, Permit System, hingga
penggunaan Breathing Apparatus sebagai alat pelindung diri utama
saat melakukan penyelamatan di ruang terbatas.
Salah satu
pengajar utama dalam pelatihan ini, Restu Anditomo, menekankan pentingnya
kesiapsiagaan teknis dalam menghadapi bahaya atmosfer yang tidak kasat mata dan
tak terduga.
"Bekerja
di ruang terbatas memiliki risiko yang sangat tinggi, terutama terkait ancaman
gas berbahaya dan keterbatasan oksigen. Melalui workshop ini,
kami membekali personel PGN dengan kemampuan analisis bahaya atmosfer dan
prosedur isolasi yang tepat, sehingga setiap proses penyelamatan dapat
dilakukan secara efektif tanpa mengabaikan keselamatan penyelamat itu
sendiri," jelas Restu Anditomo.
Implementasi
simulasi praktik di Workshop Fire Fighting diharapkan mampu
memberikan pengalaman nyata bagi para peserta, sehingga prosedur penyelamatan
di ruang terbatas (confined space) dapat diaplikasikan dengan
presisi saat bertugas di lapangan. Dengan standar pelatihan yang ketat, PPSDM
Migas terus berkomitmen mencetak SDM industri energi yang andal dan
mengutamakan aspek keselamatan kerja.