PPSDM Geominerba dan Delegasi Swedia Jajaki Kemitraan Strategis Pengembangan SDM Pertambangan dan Energi

PPSDM Geominerba dan Delegasi Swedia Jajaki Kemitraan Strategis Pengembangan SDM Pertambangan dan Energi
11 Feb, 2026

PPSDM Geominerba dan Delegasi Swedia Jajaki Kemitraan Strategis Pengembangan SDM Pertambangan dan Energi

11 February 2026 | Seputar BPSDM ESDM

Bandung, 6 Februari 2026 – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, menerima kunjungan delegasi Swedia dalam rangka penjajakan kemitraan strategis di sektor pertambangan dan energi. Pertemuan dilaksanakan di Emerald Meeting Room PPSDM Geominerba, Bandung, dan dipimpin oleh Kepala PPSDM Geominerba.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama bilateral dalam pengembangan sumber daya manusia, transfer teknologi, serta penerapan praktik pertambangan yang berkelanjutan dan rendah emisi.

Dalam pemaparannya, PPSDM Geominerba menjelaskan peran strategisnya sebagai satu-satunya institusi pemerintah di Indonesia yang secara khusus menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan sektor mineral dan pertambangan. Sejak berstatus sebagai Badan Layanan Umum (BLU) pada tahun 2018, PPSDM Geominerba terus mengembangkan pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi profesi, serta layanan teknis guna mendukung peningkatan kualitas SDM sektor ESDM.

Turut diperkenalkan Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung yang menyelenggarakan pendidikan vokasi di bidang teknologi geologi, pertambangan, dan metalurgi dengan pendekatan pembelajaran 30 persen teori dan 70 persen praktik. PEP Bandung menyampaikan komitmen untuk memperluas kolaborasi dalam bentuk magang industri, riset bersama, dan pengembangan kurikulum.

Delegasi Swedia yang diwakili oleh Project Consult (bagian dari GFA Group) menyampaikan pengalaman lebih dari empat dekade dalam praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Pengalaman tersebut mencakup penyusunan kebijakan pertambangan di berbagai negara serta pelaksanaan program pelatihan energi terbarukan di Indonesia.

Dalam diskusi, kedua belah pihak mengidentifikasi sejumlah bidang prioritas kerja sama, antara lain: pelaksanaan workshop transformasi digital dan dekarbonisasi pertambangan; program training of trainers (TOT); pertukaran ahli dan magang; benchmarking dan kunjungan lapangan; transfer teknologi laboratorium; serta pengembangan platform pembelajaran daring untuk mendukung digitalisasi dan praktik pertambangan rendah emisi.

Transfer teknologi menjadi salah satu fokus utama yang dinilai strategis karena dapat mengintegrasikan penguatan kapasitas instruktur, pengembangan kurikulum, dan peningkatan kompetensi teknis. Selain itu, dibahas pula potensi kerja sama dalam pengembangan kurikulum energi terbarukan, termasuk panas bumi dan hidro, sesuai kebutuhan dan prioritas program ke depan.

Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat untuk menyempurnakan proposal kerja sama dalam waktu satu minggu, termasuk penetapan kebutuhan teknis dan topik prioritas. Pembentukan kelompok kerja teknis juga direncanakan guna membahas secara lebih rinci bidang-bidang kolaborasi yang telah diidentifikasi.

Melalui pertemuan ini, PPSDM Geominerba menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring kemitraan internasional dalam rangka mendukung pengembangan SDM sektor pertambangan dan energi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing global.

Tags :