
CEPU
– Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas)
kembali menunjukkan perannya sebagai pusat edukasi energi dengan menerima
kunjungan industri dari para calon insinyur masa depan. Sebanyak 40 mahasiswa
yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Teknik Perminyakan “PATRA” Institut
Teknologi Bandung (HMTM “PATRA” ITB) dan Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Seksi
Mahasiswa (IATMI-SM) ITB melaksanakan kegiatan “Government Visit”
pada Jumat (06/02).
Kunjungan ini
bertujuan untuk menyelaraskan teori akademis yang didapatkan di bangku kuliah
dengan realitas operasional di lapangan. Rangkaian acara dibuka dengan paparan
komprehensif mengenai profil PPSDM Migas yang dilanjutkan dengan diskusi
interaktif mengenai pentingnya sertifikasi kompetensi industri migas di masa
depan.
Usai sesi
diskusi, rombongan mahasiswa berkesempatan melakukan tinjauan lapangan (site
visit) ke berbagai fasilitas di PPSDM Migas. Destinasi pertama adalah Rig
600 dan Laboratorium Pemboran, di mana mahasiswa melihat langsung
mekanisme kerja perangkat pengeboran. Perjalanan edukasi berlanjut ke unit Boiler
untuk mempelajari sistem utilitas kilang, dan ditutup dengan kunjungan ke Laboratorium
Produksi.
Subkoordinator
Kerja Sama PPSDM Migas, Natalia Maharani, menyambut baik inisiatif para
mahasiswa tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi antara instansi pemerintah
dan institusi pendidikan.
"Kami
sangat mengapresiasi semangat rekan-rekan mahasiswa ITB untuk melihat lebih
dekat bagaimana standar operasional di industri migas diterapkan. Melalui
fasilitas seperti Rig 600 dan laboratorium terakreditasi kami, kami berharap
mahasiswa mendapatkan wawasan praktis yang tidak hanya memperkaya literasi
teknis, tetapi juga membangun kesiapan mental untuk terjun ke industri energi
yang sangat dinamis," ujar Natalia Maharani dalam keterangannya.
Kegiatan ini
diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi dan
profesionalisme, mengingat PPSDM Migas merupakan lembaga yang menjadi acuan
dalam pengembangan sumber daya manusia di sektor migas ini.