Perkuat Sinergi Industri Energi, PPSDM Migas Gelar Partnership Gathering 2026

Perkuat Sinergi Industri Energi, PPSDM Migas Gelar Partnership Gathering 2026
13 Jan, 2026

Perkuat Sinergi Industri Energi, PPSDM Migas Gelar Partnership Gathering 2026

13 January 2026 | Seputar BPSDM ESDM

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) resmi menggelar acara Partnership Gathering PPSDM Migas 2026 pada Kamis (8/1/2026). Bertempat di Kantor PPSDM Migas, Jalan Sorogo Nomor 1, Cepu, Blora, Jawa Tengah, acara ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dengan kebutuhan nyata industri energi yang kian dinamis.

Sebagai institusi strategis, PPSDM Migas berkomitmen menyediakan tenaga kerja yang tidak hanya kompeten, tetapi juga adaptif melalui pengembangan kurikulum dan sertifikasi berbasis keselamatan serta keberlanjutan. Di tengah tantangan transisi energi saat ini, sinergi melalui kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan dianggap sebagai kunci utama agar program pengembangan SDM tetap relevan dan selaras dengan standar regulasi yang berlaku.

Kepala PPSDM Migas, Waskito Tunggul Nusanto, membeberkan bahwa pertemuan ini merupakan langkah konkret untuk mempererat hubungan dengan mitra kerja. "Tujuan utama dari gathering ini adalah membangun komunikasi dan kolaborasi strategis antara PPSDM Migas dengan para pemangku kepentingan. Kami ingin mengumpulkan insight langsung dari industri terkait tren, teknologi, tantangan, serta regulasi terbaru untuk memastikan program kami tetap tepat sasaran," ujar Waskito dalam keterangannya.

Agenda ini turut menghadirkan narasumber ahli di bidangnya, termasuk Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM). Selain itu, hadir pula Kepala Satuan Kerja Khusus Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) serta Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) yang memberikan perspektif dari sisi hulu maupun hilir industri.

Acara yang berlangsung hingga pukul 13.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai undangan penting, mulai dari perwakilan Dinas Tenaga Kerja pemerintah daerah, pelaku industri migas, hingga akademisi dari perguruan tinggi dan sekolah. Keterlibatan mitra training provider juga diharapkan mampu memperluas jejaring kerja sama dalam mencetak tenaga kerja migas yang unggul dan berdaya saing global.