Lestarikan Budaya, PPSDM Migas Gelar Wayang Kulit "Gathut Kaca Kridha" di Hari Jadi ke-60

Lestarikan Budaya, PPSDM Migas Gelar Wayang Kulit "Gathut Kaca Kridha" di Hari Jadi ke-60
14 Jan, 2026

Lestarikan Budaya, PPSDM Migas Gelar Wayang Kulit "Gathut Kaca Kridha" di Hari Jadi ke-60

14 January 2026 | Seputar BPSDM ESDM

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) menggelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk pada Jumat (9/1/2026). Bertempat di halaman Kantor Besar PPSDM Migas, Jalan Sorogo Nomor 1, Cepu, Blora, acara ini menampilkan dalang kondang Ki Sigid Ariyanto dengan lakon “Gathut Kaca Kridha”, serta dimeriahkan oleh bintang tamu Elisha Orcarus Allaso dan Andik TB.

Kepala PPSDM Migas, Waskito Tunggul Nusanto, menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar hiburan, melainkan wujud rasa syukur atas perjalanan panjang instansi tersebut. "Pagelaran ini kami selenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-60 PPSDM Migas. Tujuan utamanya adalah untuk senantiasa menjalin, menjaga, dan meningkatkan tali silaturahmi, baik dengan masyarakat sekitar maupun para pemangku kepentingan yang telah mendukung kami selama ini," ungkap Waskito dalam sambutannya saat membuka acara.

Pertunjukan seni tradisional ini dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Tampak hadir Kepala BPSDM ESDM, Prahoro Nurcahyo, didampingi Sekretaris BPSDM ESDM, Yose Rizal, serta sejumlah pimpinan satuan kerja di bawah naungan BPSDM ESDM. Kehadiran para pimpinan ini menegaskan dukungan penuh terhadap upaya PPSDM Migas dalam melestarikan budaya sekaligus mendekatkan diri kepada masyarakat.

Meski kota Cepu sempat diguyur hujan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat warga untuk datang berbondong-bondong. Masyarakat terpantau memadati halaman kantor hingga pagi hari untuk menyaksikan aksi heroik tokoh Gathut Kaca dalam lakon yang dibawakan. Antusiasme yang tinggi ini menciptakan suasana hangat yang menyatukan antara pihak birokrasi dan rakyat dalam semangat kebersamaan.

Melalui momentum perayaan ulang tahun ke-60 ini, PPSDM Migas berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut demi kemajuan sektor SDM migas di Indonesia. Pagelaran wayang kulit ini menjadi simbol bahwa di tengah kemajuan teknologi dan industri, nilai-nilai tradisi dan kebersamaan tetap menjadi fondasi penting dalam setiap langkah pengabdian organisasi kepada bangsa.