BDTBT-Sawahlunto – Balai Pendidikan dan Pelatihan Tambang Bawah Tanah (BDTBT) mendukung pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia yang professional di bidang tambang bawah tanah. Melalui program Pelatihan Operator Tambang Bawah Tanah, yang dilaksanakan selama sembilan hari dari tanggal 19 Agustus 2025 sampai dengan 28 Agustus 2025. BDTBT memberikan pembekalan keterampilan kepada lima belas orang masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pertambangan, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.
Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk mencetak SDM unggul dan berdaya saing, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penonton di wilayah pertambangan, tetapi juga dapat berperan aktif dan memperoleh manfaat nyata dari keberadaan industri tambang.
Dalam pelatihan ini, peserta dibekali dengan pengetahuan teknis mengenai ventilasi tambang bawah tanah, penyanggaan tambang bawah tanah, pengeboran untuk peledakan serta pemahaman mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Kepala BDTBT, Darius Agung Prata, S.T., M.K.K.K menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memberdayakan masyarakat lokal serta mendorong terciptanya tenaga kerja yang terampil, beretika, dan memiliki kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja. “hal mendasar yang diajarkan selama ananda pelatihan di BDTBT adalah kemampuan mengontrol diri, tidak hanya teori dan praktik keteknisan saja yang sudah ananda dapatkan disini, selamat sudah lulus mengikuti pelatihan ini, manfaatkan ilmu dan sertifikatnya dengan bijak” ungkapnya.
“sebagai masyarakat sekitar tambang, saya merasa beruntung bisa ikut pelatihan ini, saya merasa mendapat keterampilan baru yang bisa menjadi peluang kerja di sektor pertambangan, terimakasih BDTBT KESDM, yang sudah memberikan kesempatan mengikuti pelatihan ini” ucap Feri Oktafiya Ramadhan, salah satu peserta pelatihan. Dengan adanya pelatihan ini, BDTBT berupaya menciptakan sinergi antara dunia pendidikan, masyarakat, dan industri pertambangan, guna mendukung terwujudnya SDM pertambangan yang unggul dan professional.
Tags :