Jakarta, 21 Maret 2025 – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) telah sukses menyelenggarakan Pelatihan Teknis Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Ketenagalistrikan (SMK2) di Bidang Pembangkit Tenaga Listrik. Kegiatan ini berlangsung secara offline di kampus PPSDM KEBTKE, Jl. Poncol Raya No. 39, Ciracas, Jakarta Timur, pada tanggal 17 hingga 21 Maret 2025.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kompetensi para peserta dalam menerapkan SMK2 di sektor pembangkitan tenaga listrik. Berbagai materi disampaikan dalam pelatihan ini, meliputi: Regulasi K2 dan SMK2, Keandalan Sistem Pembangkit, Implementasi SMK2, Praktik Gap Analysis SMK2, Praktik Implementasi SMK2.
Hadir sebagai narasumber dalam pelatihan ini adalah para pakar di bidangnya, yaitu Muhammad Nashiruddin Haramaini, S.T., M.B.A.; Agus Yulianto, S.T., M.K.K.K.; Luqvi Rizki Syahputra, S.T., M.Eng.; dan Nico Juni Ferson, S.T., M.A.B., yang merupakan widyaiswara dari PPSDM KEBTKE.
Salah satu sesi utama dalam pelatihan ini adalah pemaparan materi mengenai Regulasi K2 dan SMK2 yang disampaikan oleh Muhammad Nashiruddin Haramaini, S.T., M.B.A. Dalam sesi ini, beliau menjelaskan berbagai regulasi yang mengatur keselamatan ketenagalistrikan, termasuk: Undang-Undang No. 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan
Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral, Peraturan Menteri ESDM No. 10 Tahun 2021 tentang Keselamatan Ketenagalistrikan, serta Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2) sebagai bagian dari kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Selain teori, peserta juga dibekali dengan keterampilan praktis melalui sesi Praktik Gap Analysis SMK2 dan Praktik Implementasi SMK2. Dengan demikian, para peserta diharapkan dapat langsung menerapkan pengetahuan yang diperoleh di tempat kerja masing-masing.
Pelatihan ini mendapatkan respons positif dari peserta yang mayoritas berasal dari sektor pembangkitan tenaga listrik, termasuk operator dan tenaga teknis. Dengan adanya kegiatan ini, PPSDM KEBTKE terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang ketenagalistrikan guna mendukung keselamatan dan efisiensi operasional di sektor energi nasional.