Bandung – Maraknya peredaran narkoba di masyarakar menuntut semua pihak untuk mendukung kebijakan pemerintah menindak tegas para pengedarnya. Pasalnya, berdasarkan data statistik saat ini, peredaran narkoba sudah mencapai level yang membahayakan.
\r\n\r\nDukungan tersebut bisa diwujudkan dengan memulainya dari lingkungan sendiri. Lantaran itu pula, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) juga mencanangkan pencegahan peredaran narkoba di lingkungan lembaga yang dipimpin Arifin Tasrif ini.
\r\n\r\nBersama BPSDM ESDM dan PPSDM Geominerba, KESDM melakukan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Langkah sosialisasi ini dilakukan dengan pelaksanaan tes pengambilan urine para pegawai.
\r\n\r\n“Kita sama-sama tunjukan bahwa PPSDM Geominerba sangat peduli terhadap pencegahan narkoba di lingkungan keluarga, kerja, dan masyarakat,” ujar Kepala Bagian Tata Usaha, Derry Rosanti Johannas, saat membuka acara, Kamis (27/2) pagi, di Gedung PPSDM Geominerba.
\r\n\r\nDi kesempatan yang sama, Kepala Bidang P2M BNN Provinsi Jawa Barat, Wuryanto Sugiri juga mengapresiasi KESDM. “Ini luar biasa sekali. Ada kesadaran penuh dari KESDM di mana semua jajarannya harus melaksanakan apa yang diinginkan pemerintah, karena tidak semua kementerian melaksanakannya.”
\r\n\r\nSebanyak 118 orang pegawai tidak tetap (PTT) PPSDM Geominerba mengikuti tes urine pagi ini. Sementara pegawai negeri sipil sudah lebih dulu menjalani tes urine pada September 2019. Yang mengagumkan, laporan yang diperoleh dari Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan semua hasil tes urine para pegawai dinyatakan negatif narkoba. (IR)
Tags :