Penerapan
K3 di kegiatan Migas berkaitan erat dengan kegiatan operasional yang berisiko
tinggi terhadap timbulnya insiden, karena proses dan produk Migas yang
berbahaya bagi pekerja dan kemudahannya untuk terbakar/meledak.
Ciri
operasional berisiko tinggi terhadap aspek K3 tersebut menuntut pebisnis Migas
untuk menerapkan pengelolaan (manajemen) K3 berdasarkan pendekatan “proses” yang
disebut manajemen keselamatan proses atau Process Safety Management.
Oleh
karena itu Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi
menyelenggarakan pelatihan Operator Keselamatan dan Kesehatan Kerja, pelatihan
tersebut diselenggarakan selama 3 (tiga) hari, yakni dimulai pada hari Senin,
tanggal 15 November 2021 sampai dengan tanggal 17 November 2021. Pelatihan
tersebut diikuti oleh pegawai perusahaan yang bergerak di bidang migas.
Selama
mengikuti pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi berupa Dasar K3,
Chemistry of Fire and Fire Fighting Technique, Peraturan K3, Instrument Safety,
Hose Connection, Alat Pelingdung Diri (APD), Self-Contained Breathing Apparatus
(SCBA), dan Hand Fire Extinguisher.
Wahyudi
Trisnanto, salah satu pengajar sekaligus pimpinan tersebut menjelaskan bahwa
tujuan dari pelatihan tersebut adalah memberi bekal pengetahuan kepada peserta
dengan teori dan praktik tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), ketika
dihubungi melalui pesan singkat pada Senin (15/11/2021).
“Setelah
mengikuti pelatihan tersebut, kami berharap para peserta dapat mengaplikasikan
ilmu yang sudah kami berikan serta peserta mampu memahami Peraturan dan
Perundang - undangan K3 yang berlaku, dasar - dasar K3, jenis alat pelindung
diri dan cara - cara penggunaannya serta mampu melakukan identifikasi bahaya
dalam usaha mencegah kecelakaan akibat kerja”, tutur Wahyudi.
Wahyudi
juga menambahkan, setelah mengikuti pelatihan tersebut peserta juga mengikuti
ujian sertifikasi Operator Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Hal
senada juga diungkapkan oleh Muhammad Farhansyah, salah satu peserta pelatihan
tesrsebut mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan oleh pengajar sangat
menunjang sekali.
“Selama
mengikuti pelatihan ini, saya merasa puas sekali dengan materi yang
disampaikan oleh pengajar, serta menambah pengalaman untuk saya terapkan dalam
bidang pekerjaan saya dilapangan”, tutup Farhan.
Tags :