CEPU — Pintu kerja sama
pengembangan kompetensi mahasiswa perguruan tinggi se-Indonesia terbuka lebar
melalui penyelenggaraan program pelatihan teknis sektor minyak dan gas bumi.
Komitmen ini dibuktikan lewat penerimaan peserta didik dari Universitas 17 Agustus
1945 (UNTAG) Surabaya serta Universitas Pembangunan Nasional (UPN)
"Veteran" Yogyakarta yang secara bergantian menimba ilmu praktis di Pusat
Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas).
Melalui program ini, para
mahasiswa mendapatkan pembekalan teori sekaligus praktik langsung yang
disesuaikan dengan standar kebutuhan industri energi nasional.
Koordinator Kelompok Kerja
Program, Evaluasi, dan Kerja Sama, Agus Alexandri, menjelaskan rincian
pelaksanaan dua judul pelatihan yang tengah berlangsung tersebut.
"Ada dua macam judul
pelatihan, yaitu K3 Tingkat Operator untuk Universitas 17 Agustus Surabaya
dengan peserta 40 orang pada tanggal 3 sampai dengan 5 November 2026, serta
Pemboran Tingkat Juru Bor untuk UPN Veteran Yogyakarta dengan peserta 40 orang
pada tanggal 5 sampai dengan 6 November 2026," ujar Agus Alexandri.
Penguatan sinergi antara
institusi pendidikan dan lembaga pelatihan sektor energi diharapkan mampu
memangkas kesenjangan antara teori akademis dan kebutuhan riil dunia kerja.
“Guna mendukung percepatan
kualitas SDM nasional, jejaring kerja sama senantiasa dibuka seluas-luasnya
bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Perguruan Tinggi Negeri (PTN), hingga
Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di seluruh Indonesia. Pihak sekolah maupun kampus
yang ingin menjalin kerja sama dengan PPSDM Migas dapat langsung menghubungi
layanan Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA) di nomor 08112643940,” tegasnya.
Tags :