BPSDM ESDM DORONG PEMANFAATAN AI GUNA MEMBUKA POTENSI MINERAL INDONESIA

BPSDM ESDM DORONG PEMANFAATAN AI GUNA MEMBUKA POTENSI MINERAL INDONESIA
14 Okt, 2026

BPSDM ESDM DORONG PEMANFAATAN AI GUNA MEMBUKA POTENSI MINERAL INDONESIA

14 October 2026 | Seputar BPSDM ESDM



Jakarta, 14 Oktober 2026. Dalam rangka pelaksanaan salah satu side event menuju Human Capital Summit 2027, PPSDM Geominerba bekerja sama dengan PT Amazon Web Services Indonesia menyelenggarakan AI – Powered Prospectivity Analysis. Kegiatan ini merupakan dialog strategis yang membahas tentang pemanfataan Teknologi Cloud dan Kecerdasan Buatan guna mendukung eksplorasi, identifikasi, dan pengembangan potensi sumber daya mineral Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di Midplaza Jakarta ini di buka langsung oleh Kepala BPSDM ESDM Prahoro Nurtjahyo, Ph.D dan juga dihadiri oleh pelaku industri pertambangan, regulator, BUMN, penyedia teknologi, asosiasi, akademisi serta lembaga riset.

Dalam dialog tersebut, disampaikan bahwa pemanfaatan AI dan teknologi digital selain dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas, juga menjadi enabler bagi SDM pertambangan dalam mendukung percepatan Net Zero Emission (NZE), transisi energi, serta pengembangan green jobs. Oleh karena itu tranformasi digital ini sangat dibutuhkan guna meningkatkan kompetensi dan literasi teknologi SDM dalam pengambilan keputusan, efisiensi sumber daya, keselamatan, pemantauan lingkungan, dan pengurangan jejak karbon.




Dalam sambutanya dihadapan 150 tamu undangan, Kepala BPSDM ESDM memberikan pandangan bahwa kesiapan teknologi harus diikuti kesiapan kompetensi. Bahwa pengembangan kapasitas SDM perlu diarahkan agar tenaga kerja pertambangan mampu memahami, mengoperasikan, memanfaatkan, dan mengelola teknologi digital yang berkembang. Selain itu, menurut Kepala BPSDM ESDM bahwa sebagai unit pengembang kompetensi di bidang geologi, mineral, dan batubara PPSDM Geominerba memiliki ruang untuk mendukung peningkatan kapasitas SDM melalui pengembangan program pelatihan, peningkatan literasi digital, serta kolaborasi dengan industri, penyedia teknologi, perguruan tinggi serta lembaga riset.