Bandung, 12 Oktober 2026 – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral, dan Batubara (PPSDM Geominerba) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sektor pertambangan melalui penyelenggaraan Pelatihan Resolusi Konflik di Kawasan Pertambangan Mineral dan Batubara PT Putra Perkasa Abadi (PT PPA) Angkatan 1. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala PPSDM Geominerba, Bayu Nugroho, pada Senin (12/10/2026).
Pelatihan yang diselenggarakan secara luring selama empat hari, mulai 12 hingga 15 Oktober 2026, diikuti oleh tujuh peserta yang berasal dari PT Putra Perkasa Abadi dan PT Antareja Mahada Makmur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi, mencegah, serta menyelesaikan konflik secara efektif di kawasan pertambangan mineral dan batubara.
Dalam sambutannya, Kepala PPSDM Geominerba menekankan bahwa kegiatan usaha pertambangan memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, penyediaan energi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, di balik kontribusi tersebut, industri pertambangan juga menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, lingkungan, dan budaya yang berpotensi menimbulkan konflik.
Konflik di kawasan pertambangan dapat melibatkan berbagai pihak, mulai dari perusahaan dengan masyarakat sekitar, hubungan antara pekerja dan manajemen, hingga antarkelompok masyarakat maupun pemangku kepentingan lainnya. Apabila tidak dikelola dengan baik, kondisi tersebut dapat memengaruhi kelancaran operasional perusahaan, menurunkan produktivitas, serta menghambat terciptanya pembangunan yang berkelanjutan.
Oleh karena itu, kemampuan dalam mengidentifikasi potensi konflik, memahami akar permasalahan, serta menerapkan strategi penyelesaian yang tepat menjadi kompetensi penting bagi tenaga kerja di sektor pertambangan. Resolusi konflik tidak hanya berfokus pada penyelesaian perselisihan, tetapi juga bertujuan membangun komunikasi, kepercayaan, dan hubungan yang harmonis antara perusahaan, masyarakat, pemerintah, serta seluruh pemangku kepentingan.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat menerapkan komunikasi yang efektif, teknik negosiasi, mediasi, serta strategi penyelesaian konflik secara konstruktif, adil, dan berkelanjutan. Kemampuan tersebut menjadi bekal penting dalam menciptakan hubungan industrial dan sosial yang kondusif sekaligus mendukung kelancaran kegiatan operasional perusahaan.
PPSDM Geominerba juga menyampaikan apresiasi kepada PT Putra Perkasa Abadi atas kepercayaan yang diberikan dalam penyelenggaraan pelatihan ini. Kerja sama tersebut diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme sumber daya manusia industri pertambangan. (EP)
Tags :