Tingkatkan Kompetensi ASN, PPSDM Geominerba Gelar Pelatihan Operator Drone Angkatan 1

Tingkatkan Kompetensi ASN, PPSDM Geominerba Gelar Pelatihan Operator Drone Angkatan 1
04 Sep, 2026

Tingkatkan Kompetensi ASN, PPSDM Geominerba Gelar Pelatihan Operator Drone Angkatan 1

04 September 2026 | Seputar BPSDM ESDM

Bandung, 31 Agustus 2026 — Perkembangan teknologi pemetaan dan penginderaan jauh mendorong pemanfaatan drone atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dalam berbagai kegiatan pemerintahan. Melihat kebutuhan tersebut, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) menyelenggarakan Pelatihan Operator Drone Angkatan 1.

Pelatihan yang dilaksanakan secara luring ini berlangsung selama empat hari, mulai 31 Agustus hingga 3 September 2026 di PPSDM Geominerba. Kegiatan diikuti oleh 17 peserta yang seluruhnya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian ESDM.

Koordinator Penyelenggara Pengembangan SDM dan Sarana Prasarana Informasi, Indra Syahputra Lubis menyampaikan bahwa pengembangan kompetensi sumber daya manusia merupakan salah satu tugas penting PPSDM Geominerba. Sebagai institusi pemerintah yang membidangi pengembangan kompetensi sektor Geologi, Mineral dan Batubara, PPSDM Geominerba terus berupaya menghadirkan program pelatihan yang berkualitas, relevan, dan mengikuti perkembangan teknologi.


Pemanfaatan drone saat ini semakin luas dalam mendukung berbagai tugas pemerintahan, mulai dari pemetaan, pemantauan wilayah, inventarisasi sumber daya, dokumentasi, hingga pengawasan kondisi lingkungan dan infrastruktur. Teknologi ini dinilai efektif dalam memperoleh data spasial secara cepat, akurat, dan efisien.

Namun, pengoperasian drone tidak hanya membutuhkan kemampuan menerbangkan dan mengendalikan perangkat. Operator juga perlu memahami perencanaan penerbangan, keselamatan operasional, proses pengambilan data, serta pengolahan dan pemanfaatan hasil pemotretan udara. Karena itu, peningkatan kompetensi operator menjadi bagian penting agar teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dalam pelaksanaan tugas kedinasan.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan materi yang meliputi rencana teknis pemetaan, sarana dan prasarana pemetaan drone, pengukuran Ground Control Point (GCP) dan Independent Check Point (ICP), pengambilan data drone, serta pengolahan data drone. Materi tersebut diberikan oleh instruktur dari PPSDM Geominerba dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Melalui Pelatihan Operator Drone Angkatan 1, peserta diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi dalam mengoperasikan drone secara aman, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, peserta diharapkan mampu memanfaatkan hasil pengambilan data drone untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kedinasan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PPSDM Geominerba dalam mempersiapkan ASN yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mampu memanfaatkan inovasi digital untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi penyediaan data di lapangan. Dengan kompetensi yang semakin kuat, pemanfaatan teknologi drone diharapkan dapat memberikan dukungan yang optimal terhadap pelaksanaan tugas pemerintahan di sektor energi dan sumber daya mineral.