PPSDM KEBTKE Gelar Forum Pemangku Kepentingan 2026

PPSDM KEBTKE Gelar Forum Pemangku Kepentingan 2026
11 Agu, 2026

PPSDM KEBTKE Gelar Forum Pemangku Kepentingan 2026

11 August 2026 | Seputar BPSDM ESDM

JAKARTA, 11 AGUSTUS 2026 — Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) sukses menyelenggarakan Forum Pemangku Kepentingan Pengembangan SDM KEBTKE Tahun 2026 di Hotel Aryaduta, Jakarta, pada Selasa (11/8/2026). Mengusung tema "From Competency to Competitiveness: Menyiapkan SDM untuk Masa Depan Energi Berkelanjutan", forum strategis ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian side event Human Capital Summit (HCS) 2027 guna memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menyiapkan tenaga kerja hijau (green workforce) nasional.




Rangkaian acara diawali dengan laporan pelaksanaan kegiatan oleh Kepala PPSDM KEBTKE, Edi Wibowo, yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh pihak dan pemangku kepentingan yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan acara ini. Forum kemudian dibuka secara resmi oleh Kepala BPSDM ESDM, Prahoro Yulianto Nurtjahyo. Dalam keynote speech-nya, Prahoro menekankan pentingnya pemetaan SDM menjelang penetapan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN). Beliau menegaskan bahwa persaingan saat ini tidak hanya bertumpu pada kualitas SDM, tetapi juga pada percepatan adopsi teknologi seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Selain itu, Prahoro menyoroti berbagai tantangan RUEN yang harus dihadapi bersama, mulai dari keterbatasan pendanaan EBT, tingginya biaya distribusi, asinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, keandalan sistem EBT, hingga kesiapan adopsi teknologi baru.




Dipandu oleh Moderator Widyaiswara Utama PPSDM KEBTKE, Ahmad Khulaemi, diskusi panel berlangsung interaktif dengan menghadirkan perspektif dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga sektor BUMN dan swasta. Diskusi dibuka oleh Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan, Eri Nurcahyanto, yang memaparkan pentingnya transformasi kompetensi untuk menjamin sistem ketenagalistrikan yang andal dan aman. Menjawab kebutuhan industri, EVP Strategy Human Capital PT PLN, Sari Indah Damayanti, mengulas strategi penyiapan future energy workforce, yang disempurnakan oleh Direktur SDM & PB PT Pertamina Power Indonesia, A.A. Indira Pratyaksa, mengenai urgensi pembangunan green talent dalam mendukung ekspansi bisnis EBT. Sinergi ini makin lengkap dengan pemaparan Kepala Bidang Pelatihan Disnakertrans dan Energi DKI Jakarta, Januar Arifin, terkait integrasi link and match di tingkat daerah, serta Koordinator Penerapan Teknologi Konservasi Energi Ditjen EBTKE, Nur Amin Astohar, yang mengulas implementasi green skills demi mendorong efisiensi energi nasional.




Penyelenggaraan forum hibrida ini disambut antusias oleh perwakilan sektor akademik, pemerintah, swasta, hingga NGO, dengan dihadiri sekitar 200 peserta secara offline dan lebih dari 500 peserta secara online melalui tayangan live streaming YouTube PPSDM KEBTKE. Melalui penyelenggaraan forum ini, PPSDM KEBTKE mempertegas posisinya dalam membangun ekosistem pengembangan SDM yang adaptif dan berdaya saing guna mendukung agenda transisi energi Indonesia. Dengan semangat membangun kompetensi menuju masa depan berkelanjutan, PPSDM KEBTKE terus menerapkan nilai BerAKHLAK untuk mewujudkan layanan publik yang cepat, cermat, akuntabel, dan berintegritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih d

an Melayani (WBBM).


Tags :