
Wisuda ke-55 Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas menandai lahirnya 207 sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap berkontribusi dalam mendukung ketahanan dan kedaulatan energi nasional. Para lulusan Program Sarjana Terapan Tahun Akademik 2025/2026 tersebut dikukuhkan di Cepu, Jumat (17/7), dan berasal dari lima program studi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan sektor energi dan mineral.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM), Prahoro Nurtjahyo, menegaskan bahwa penyiapan SDM yang kompeten merupakan bagian dari komitmen Kementerian ESDM dalam mendukung implementasi kebijakan energi nasional.
"Ini adalah salah satu bentuk kepedulian Kementerian ESDM, selain kita menghasilkan kebijakan-kebijakan yang fokus pada kebijakan energi di Indonesia, Kementerian ESDM melalui PEM Akamigas juga peduli terkait penyiapan SDM yang kompeten dan handal, yang nantinya akan turut berkontribusi dalam mengimplementasikan kebijakan-kebijakan energi yang ada," ujar Prahoro.

Sebanyak 207 wisudawan berasal dari Program Studi Teknik Produksi Minyak dan Gas, Teknik Pengolahan Minyak dan Gas, Teknik Mesin Kilang, Teknik Instrumentasi Kilang, serta Logistik Minyak dan Gas. Mereka terdiri atas mahasiswa jalur mandiri, penerima beasiswa Kementerian ESDM, serta penerima beasiswa hasil kerja sama dengan pemerintah daerah dan mitra industri. Dari total lulusan, sebanyak 85 orang berhasil meraih predikat cum laude.
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika, yang hadir mewakili Menteri ESDM, menegaskan bahwa penguatan SDM vokasi menjadi faktor penting dalam mendukung berbagai program strategis nasional di bidang energi.
"Melalui visi Asta Cita, ketahanan dan kedaulatan energi nasional menjadi prioritas. Implementasi program strategis nasional seperti Mandatori Biodiesel B50, persiapan Program E20 berbasis bioetanol, serta percepatan Proyek Strategis Nasional Lapangan Abadi Masela membutuhkan pasokan talenta vokasi yang kompeten dan adaptif di lapangan," ujar Erani.
Ia menambahkan, Kementerian ESDM terus mengarahkan kebijakan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya energi dalam negeri, meningkatkan nilai tambah melalui hilirisasi, memperkuat bauran energi nasional, memperluas akses energi yang berkeadilan, serta menjaga keberlanjutan lingkungan.
Direktur PEM Akamigas, Erdila Indriani, mengatakan bahwa tingginya kepercayaan industri terhadap lulusan PEM Akamigas merupakan hasil dari penguatan kurikulum pendidikan vokasi berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang dipadukan dengan program magang industri wajib selama enam bulan.
"Kepercayaan dunia industri membuktikan bahwa pembelajaran berbasis praktik, kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri, serta sinergi dengan regulator dan pemerintah daerah mampu menghasilkan SDM yang siap kerja. Kami tidak hanya mencetak lulusan yang unggul secara akademis, tetapi juga memiliki integritas dan karakter yang kuat untuk menghadapi tantangan transisi energi global," kata Erdila.
Kepercayaan industri terhadap lulusan PEM Akamigas juga tercermin dari hasil tracer study yang menunjukkan peningkatan tingkat keterserapan kerja dalam empat tahun terakhir. Tingkat keterserapan lulusan meningkat dari 61 persen pada angkatan 2022 menjadi 90 persen pada angkatan 2025. Sementara itu, sebanyak 40 persen lulusan tahun 2026 telah direkrut oleh perusahaan sebelum pelaksanaan wisuda.
Selain memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri, PEM Akamigas terus meningkatkan kualitas akademik. Hingga akhir 2025, seluruh program Sarjana Terapan di PEM Akamigas telah meraih akreditasi Unggul. Mahasiswa PEM Akamigas juga aktif menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Memasuki Tahun Akademik 2026/2027, PEM Akamigas mulai membuka kesempatan bagi mahasiswa internasional melalui skema The Indonesian AID Scholarship (TIAS). Selain itu, kampus ini tengah mempersiapkan pembukaan tiga program studi baru, yakni D3 Energi Baru dan Terbarukan, D3 Pengolahan Minyak dan Gas, serta D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Minyak dan Gas.
Berbagai penguatan kurikulum, kerja sama dengan industri, dan pengembangan program studi tersebut menjadi bagian dari komitmen PEM Akamigas dalam menyiapkan talenta vokasi yang mampu menjawab kebutuhan sektor energi nasional, baik saat ini maupun di masa mendatang.
Tags :