CEPU
– Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas)
secara resmi membuka program pelatihan Bimbingan Praktis Ahli (BPA) dan
Bimbingan Keselamatan Kerja dan Teknik (BKJT). Program kali ini difokuskan pada
bidang Production Operation serta Electrical and Instrumentation
yang diikuti oleh personel dari PT Pertamina Hulu Energi (PHE).
Pelatihan
yang berlangsung mulai tanggal 6 hingga 17 Juli 2026 ini diikuti oleh total 15 peserta
yang terbagi ke dalam dua kelas spesialisasi tersebut. Seluruh rangkaian
program dirancang untuk mengombinasikan pendalaman teori di dalam kelas dengan
kegiatan praktik langsung di lapangan.
Guna
memastikan transfer teknologi berjalan optimal, PPSDM Migas memaksimalkan
penggunaan fasilitas internal. Para peserta dibekali pengalaman langsung
melalui simulasi kerja di workshop instrumentation serta laboratorium
produksi Menggung yang dapat digunakan sebagai gambaran bekerja di industri
hulu migas.
Salah satu pengajar
PPSDM Migas yang menjadi salah satu pengampu pelatihan tersebut, M. Ridwan
Anshori, menjelaskan bahwa kesiapan teknis di lapangan sangat dipengaruhi oleh
pemahaman dasar yang kuat terhadap instrumen dan proses produksi.
"Kurikulum
dalam pelatihan ini disusun untuk menyelaraskan antara pemahaman teori dan penggunaan
alat di fasilitas produksi migas milik PHE nantinya," ungkap M. Ridwan
Anshori.
Melalui skema
pelatihan selama dua pekan ini, interaksi antara pengajar dan peserta diarahkan
pada pemecahan studi kasus riil yang sering dihadapi di area kerja PHE,
sehingga materi yang disampaikan dapat langsung diimplementasikan.
Tags :